Published On: Thu, Aug 6th, 2015

3 Kementrian Mendapatkan Perhatian Khusus Dari Jokowi karena Perlambatan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia terus mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan sebelumnya. Pada kuartal ke II – 2015 pertumbuhan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan awal kuartal di tahun ini. Jika sebelumnya pertumbuhan di angka 4,7 persen, maka kali ini terjadi penurunan di angka 4,6 persen.

Kondisi ini membuat Bambang Brodjonegoro membangkitkan gairah setiap menteri/lembaga untuk menggenjot kembali perekonomian. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membelanjakan modal-modal yang sudah diberikan oleh pemerintah sesuai dengan APBNP 2015 yang telah ditetapkan.

Bambang sendiri juga menambahkan kalau ada tiga kementrian yang mendapatkan perhatian langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam pertumbuhan ekonomi yang sedang mengalami penurunan tersebut.

“Mungkin beberapa kementerian bisa diberikan perhatian lebih khusus, supaya lebih kencang. PU, kan masih 20%, perlu dijaga, kan pak Basuki targetnya 93%. Lalu misalnya, Perhubungan karena masih rendah juga harus dipercepat. Dan Pertanian, juga harus dipercepat, tiga itu yang infrastruktur utama,” kata Bambang di Istana Kepresidenan, seperti yang dikutip dari Liputan 6, Kamis (6/8/2015).

Untuk dapat mendorong pembelanjaan, tidak ada cara khusus yang harus dilakukan hal ini dikarenakan Kementrian Keuangan memang telah membuka lebar K/L yang bertujuan untuk segera terwujud tentang pencairan anggaran. Presiden sendiri mengerti mengapa ekonomi ini melamban, ia menambahkan kalau Pak Jokowi memaklumi hal tersebut karena memang ekonomi dunia juga sedang mengalami penurunan.

“Pastilah (maklum), kan semua orang tahu, bahwa hampir tidak ada negara yang triwulan II nya lebih baik dari triwulan I, kebanyakan menurun, dan kalau dilihat dari besaran pertumbuhan kan sebenarnya kita relatif tinggi, kebanyakan negara itu hanya 2-3 persen,” imbuhnya.