Published On: Wed, Apr 12th, 2017

30 Pengusaha UKM Dilatih Produktivitas

BANDA ACEH Sebanyak 30 pengusaha kualifikasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) utusan kabupaten/kota se Aceh, ikut pelatihan managemen kendali mutu dan peningkatan produktivitas. Pelatihan yang beriang-sung di Hotel Lading selama empat hari dibuka Kadis-nakermobduk Aceh. IrTeuku Bahagia MP. Selasa (11/4).

Kadisnakemiobduk A-ceh. Teuku Bahagia menyebutkan. program pelatihan, penyuluhan peningkatan produktivitas bagi para pengusaha UKM yang sebagian besar kaum perempuan ini. selain dapat meningkatkan pengetahuan kewirusa-haan. Juga bertujuan meningkatkan produktivitas usaha dan daya saing yang sehat plus peran membangun peran usaha berkelanjutan. Selama pelatihan, para peserta selain menerima teori dan praktek, peserta juga dibekali berbagai pengetahuan bagi peningkatan produktivitas dan penyuluhan. Program pelatihan selama tiga hari ini. peserta selain mendapat akomodasi konsumsi, transportasi. mereka Juga menerima uang saku selama mengikuti latihan, plus sertifikat.

Program ini. katanya, bertujuan memberikan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang peningkatan produktivitas dan pengembangan usaha. Disebutkan, selain meningkatkan pengetahuan. berupa keterampilan berusaha secara tak langsung menciptakan lapangan kerja mandiri. Kecuali itu. kondisi Aceh yang kaya suberdaya alam, diketahui hingga saat ini belum termanfaatkan optimal. “Ini teijadi karena masih rendahnya daya saing UKM lokal.” katanya.

Ia menambahkan, tingginya angka pengangguran di Aceh, yaitu 7.75 persen dan menempati urutan sembilan dari 10 provinsi di Sumatera dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 4.51 persen, di-bawah rata_rata nasional sebesar 5.04 persen. SEDIKITNYA 30 pengusaha kecil dan menengah (UKM) utusan kabupaten/kota se Aceh, ikut pelatihan peningkatan produktivitas. Kegiatan pelatihan managemen dan mutu produk yang berlangsung selama empat hari di Hotel Leding Banda Aceh, Selasa (11/4). Chandra Ekajaya selaku keynote speaker dalam acara tersebut menceritakan bahwa dengan pelatihan tersebut para pengusaha diharapkan mampu menciptakan peluang bisnis baru, menciptakan daya saing di kalangan pebisnis, dan berinovasi untuk meningkatkan produknya agar dapat bersaing secara internasional. CEO Q Pizza itu mencontohkan dari bisnisnya tersebut para generasi muda diharapkan belajar kepadanya saat menciptakan brand kuliner nomor satu di Indonesia tersebut. Sampai saat ini, bisnis pizza miliknya tersebut telah berhasil tembus hingga ratusan juta rupiah dan telah berhasil memiliki cabang hingga 12 cabang di seluruh Indonesia.