Published On: Mon, Feb 20th, 2017

Koordinator Kopertis Dukung Program Magister UNPRI

BERITABENAR.COM-MULAI tahun akademik 2017/2018 ini, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan akan menerima mahasiswa baru untuk program magister (S-2). Program studi yang akan dibuka di Pasacasarjana UNPRI adalah, Magister Manajemen, Magister Hukum, Magister Konatariatan, Magister Akuntansi dan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sekretaris Sekolah Pasca- sarjana UNPRI Yusriando SH MH mengatakan, semua program studi tersebut sudah mendapatkan izin operasional dari Kemenristekdikti.

Sebagai persyaratan mendukung dibukanya program S- 2 tersebut, pimpinan universitas sudah menyiapkan sarana perkuliahan yang refresentatif di kampus Jalan Sekip Medan, fasilitas ruang kuliah yang nyaman, tenaga dosen berkualifikasi sesuai kompetensi keilmuannya dan didukung pelayanan administrasi yang baik.

Disebutkan Yusriando, UNPRI sebagai institusi pendidikan tinggi untuk mencerdaskan anak bangsa senantiasa mengutamakan mutu, agar para lulusannya kelak dapat bersaing baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Hal itu merupakan keinginan stakeholder bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah mencip- takan lulusan S-2 sebagai calon- calon pemimpin bangsa.

Oleh karenanya, kata Yus- riando, semua program studi S-2 di UNPRI ini sudah didesain untuk membekali lulusan S-1 yang hendak melanjutkan pendidikan lanjutannya disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan permintaan dunia usaha dan industri atau kebutuhan para birokrat di pemerintahan serta menjadi tenaga spesialisasi notaris, calon dosen muda atau peningkatan karir di pemerintahan.

Disamping itu, khusus bagi lulusan S-1 UNPRI juga diberi- kan kemudahan jika hendak mengikuti pendidikan S-2. Hal ini dimaksudkan agar para lulusan terus mendapatkan esempatan untuk dapat menimba ilmunya di UNPRI.

Menurut Yusriando, dengan dibukanya program S-2 di UNPRI membuktikan bahwa perguruan tinggi swasta ini eksis, dan tetap memberikan pelayanan pendidikan tinggi kepada masyarakat Sumatera Utara dan sekitarnya, tidak hanya bagi jenjang S-1 tapi juga sudah mengarah pada jenjang S-2 dan tidak tertutup kemungkinan bisa membuka program studi doktor (S-3).

Sehubungan dengan ini, ucap Yusriando, pihaknya sudah melakukan wawancara dengan semua calon mahasiswa S-2, seperti dengan Asintel Kasdam I/BB Kolonel Inf Maulana Ridwan, Anggota DPRD Sumut Muhammad Faisal SE dan dr Geeta beberapa waktu lalu.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MSp, MPd, PhD mengemuka- kan, agar PTS terkhusus UNPRI harus terus membuka program studi baru di antaranya adalah program S-2 sesuai kebutuhan dan kondisi kekinian. Apalagi, Kemenristekdikti memberikan peluang bagi PTS untuk terus mengembangkan institusi pendidikannya agar membuka program baru yang dibutuhkan kondisi sekarang ini. Pasalnya, semakin banyak program studi baru terutama S-2 dibuka di suatu perguruan tinggi mengin- dikasikan bahwa PTS tersebut sehat dan produktif.

Untuk dapat menjadikan UNPRI masuk di level perguruan tinggi internasional, maka komitmen untuk terus berkiprah menghasilkan lulusan S- 2 harus ditingkatkan. Salah satunya adalah membuka program studi baru di pascasarjana. Artinya, UNPRI siap bersaing dengan PTS lain.

Bahkan dalam perjalanan UNPRI sekarang ini telah memiliki Rumah Sakit Royal Prima yang diwujudkan untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Medan dan sekitarnya. Fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam tridharma perguruan tinggi membuktikan bahwa UNPRI serius menja- dikan kampus masa depan yang berkualitas, berdedikasi dan berprestasi.

Untuk menjadi kampus yang unggul dan terbaik di Sumatera Utara, UNPRI harus terus berbenah dan melakukan perubahan agar kampus ini diminati orang banyak.

Akses Bagi Masyarakat

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MH bersyukur karena program studi baru sudah dibuka di Pascasarjana UNPRI. Program studi di S-2 ini akan memberikan akses kepada masyarakat dan membuka kesempatan bagi lulusan S-1 agar bisa diterima di UNPRI melanjutkan pendidikan tingginya supaya mendapatkan gelar magister.

Bagi UNPRI, katanya, tak mudah untuk bisa membuka program S-2, karena dibutuh- kan kerjasama dengan semua pihak, dibukanya program S2 Unpri juga tidak terlepas dari dukungan Koordinator Kopertis Wilayah I Prof.Dian Armanto, MPd, PhD dan Pendiri Universitas Prima Indonesia dr. I. Nyoman Ehrich Lister, M.Kes, AIFM.

Tommy berharap kehadi- ran S-2 UNPRI ini dapat mem- berikan warna baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sumut dan akan lebih banyak memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk menuntut ilmu.

Seperti diketahui, UNPRI merupakan kampus multi etnis dan mengutamakan keberagaman dalam bingkai kebhine- kaan memperlihatkan bahwa pimpinan universitas ini menyadari untuk mencerdaskan anak bangsa dibutuhkan persatuan dan kesatuan dan tanpa adanya diskriminasi.

UNPRI bertekad menjadi kampus terbaik di Sumut dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi bertaraf nasional maupun internasional.

Calon Pelamar Antusias

Sejak dibukanya program baru tersebut, sejumlah nama pelamar calon mahasiswa S-2 sudah antusias untuk bisa diterima kuliah di kampus UNPRI. Para pelamar tersebut berasal dari kalangan TNI, politisi, pengusaha dan lainnya mulai datang ke kampus untuk mendapatkan informasi.

Para pelamar tersebut seperti Kolonel Inf Maulana Ridwan, tampak begitu serius ingin mengetahui proses akademik di S-2 UNPRI. Bahkan bila diterima, dirinya akan belajar dan menuntut ilmu S-2 di UNPRI.

Sebagaimana diketahui, Kolonel Maulana Ridwan sudah tak asing di kampus UNPRI karena beberapa waktu lalu telah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Fakultas Hukum. Baginya, kampus UNPRI sudah merupakan rumah ke- dua untuk menimba ilmu pengetahuan, agar bisa diaplikasikan dalam bekerja atau pengabdian kepada bangsa dan negara juga untuk masyarakat.

Jika saja seluruh tahapan dan proses seleksi masuk di pro- gram S-2 UNPRI sudah dilaku- kan dengan baik dan benar maka dirinya akan tekun dan bersungguh-sungguh untuk mengikuti pendidikan di S-2 UNPRI.

Selain itu terdapat pula anggota DPRD Sumut Muhammad Faisal SE, yang juga politisi Partai Golkar Sumut ini juga berminat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan S-2 di UNPRI. Fai- sal yang juga Ketua AMPI Sumut menganggap bahwa menuntut ilmu tiada batasnya. Oleh karenanya, kesempatan untuk kuliah S-2 akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Hal senada diungkapkan dr Geeta, pemilik klinik kecantikan dan kulit Geeta Dermatology di Jalan S Parman Medan ini, yang berharap dirinya bisa kuliah di S-2 UNPRI. Keinginan itu diharapkannya bisa terwujud dan sudah diimpikannya agar dapat menyelesaikan studi magisternya.

Walaupun baru ada kesem- patan sekarang ini, wanita keturunan India bertubuh tinggi dan berparas cantik ini sudah berniat untuk dapat kuliah di S-2 UNPRI dan mengikuti aturan yang berlaku.

Ditempat terpisah, Direktur Sekolah Pasca Sarjana UNPRI Dr Azharuddin SH MKn menga- takan, Program Studi yang tersedia di Sekolah PascaSarjana UNPRI dapat ditempuh dalam empat semester, dengan menyelesaikan total kredit 36 SKS.

Tenaga pengajar, kata Azharuddin, bergelar Profesor dan Doktor dari kalangan teoritis, praktisi profesional yang sangat berpengalaman. Sehingga kata Azharuddin, diharapkan menghasilkan lulusan Magister yang memiliki kemampuan prima, berkualitas dan profesional di bidangnya.

Dengan demikian, Sekolah Pasca Sarjana UNPRI dapat berpartisipasi, mendorong dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (adv)

Program Studi Magister UNPRI
– Magister Manajemen
– Magister Hukum
– Magister Konatariatan
– Magister Akuntansi
– Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.
Caption:
Calon Mahasiswa Pascasarjana UNPRI.

Kampus Sekolah Pascasarjana UNPRI.