Published On: Fri, Apr 29th, 2016

8 Gunung Ini Dipenuhi Sampah Akibat Ulah Para Pendaki Kekinian!

trashbag-community-penyapu-gunung-bersihkan-sampah-pendaki-palsu-1507121

Akhir-akhir ini tidak bisa dipungkiri jika aktivitas luar ruangan khususnya mendaki gunung sudah menjadi tren bagi para kaula muda agar terlihat “kekinian”. Namun sayangnya, peningkatan jumlah pendaki ini tidak dibarengi dengan tanggung jawab dalam menjaga gunung dan segala isinya.

Berdasarkan survei yang dikeluarkan oleh Komunitas Sapu Gunung dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari berbagai universitas menyatakan jika saat ini tercatat ada delapan gunung yang rusak keindahannya karena dipenuhi dengan berbagai macam sampah terutama berjenis plastik. Padahal sampah tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai sehingga bisa mencemari lingkungan dan merusak keindahan gunung tersebut.

Dari hasil survei yang digelar selama tiga belas hari dari tangal 11 hingga 24 April 2016 tersebut, tercatat ada 453 ton sampah yang dibawa oleh 150.688 pendaki per tahunnya. Selain itu, survei tersebut juga menyebutkan jika pendaki gunung terbagi menjadi dua yakni pendaki yang tergabung dengan pecinta alam dan pendaki yang tidak tergabung. Menurut survei tersebut, rusaknya gunung saat ini disebabkan oleh kelompok pendaki yang tidak tergabung dengan organisasi pecinta alam sehingga mereka tidak memiliki bekal pengetahuan dalam berperilaku diatas gunung.

“Mereka membuang sampah seenaknya, mengabaikan kelestarian lingkungan. Pendaki seperti inilah yang paling berbahaya,” ungkap Syaiful Rochman selaku Koordinator Komunitas Sapu Gunung seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Liputan 6 (29/4/2016).

Delapan gunung yang disurvei oleh komunitas tersebut anta lain Taman Nasional Gunung Merbabu, Gunung Argopuro, Gunung Sindoro, taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Gunung Merapi, taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Rinjani dan juga Gunung Prau.