Published On: Thu, Feb 18th, 2016

Adhi Karya Siap Investasi Rp. 10,2 Triliun Untuk Proyek LRT!

Yohanes Chandra Ekajaya

Melalui Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 98 Tahun 2015, proses penyediaan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) akan dipercepat. PT Adhi Karya (Persero) kabarnya akan bekerjasama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam membangun Light Rail Transit (LRT) tersebut.

Hari ini (18/2/2016), Kiswodarmawan selaku Direktur Utama dari Adhi Karya sudah mengunjungi kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas keikutsertaan perusahaannya di projek LRT tersebut. Dari hasil kunjungannya tadi, Kiswodarmawan mengatakan jika pihaknya ingin berpartisipasi sebagai investor di projek tersebut.

“Jujur saja kami tadi sampaikan Adhi Karya mau ikut partisipasi di sarana sebagai investor. Itu yang kami usulkan tadi,” ungkap Kiswodarmawan setelah melakukan rapat koordinasi di Jakarta. Seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Kompas (18/2/2016).

Yohanes Chandra Ekajaya

Kabarnya, pihak Adhi Karya sudah menyiapkan dana sebesar Rp. 10,2 triliun atau setara dengan 30 persen dari total investasi proyek LRT. Menurut Kiswodarmawan, hadirnya Adhi Karya di projek ini agar pihak perseroan bisa lebih bertanggung jawab dengan proyek LRT nantinya.

Projek LRT sendiri digagas saat Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ide tersebut muncul ketika projek monorol Jakarta tidak diaktifkan pada bulan Oktobe 2013 lalu. Joko Widodo sendiri yakin jika kedepannya proyek ini tidak akan terhenti seperti monorel. Nantinya, tiang-tiang pancang bekas yang disebabkan mangkraknya program monorel akan dimanfaatkan untuk tiang penyagga rel RLT.