Published On: Thu, Mar 2nd, 2017

“Ahlan Wa Sahlan” Raja Salman

BERITABENAR-KEDATANGAN delegasi dan rombongan Raja Saiman ke Indonesia menjadi kunjungan kenegaraan terbesar yang pernah datang ke Indonesia. Momen ini tentu amat penting bagi persahabatan Indonesia dan Arab Saudi. Apalagi kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Presiden Joko Widodo ke’Arab Saudi pada tahun 2015.

Indonesia pun menyambut hangant kedatangan Raja Saiman ini dengan persiapan yang terencana dan terjadwal sedemikian rupa untuk menunjukkan keramahtamahan. Bagi Indonesia, sebuah negara berpen-duduk Muslim terbesar di dunia, Arab Saudi tidak sekadar negara sahabat tetapi juga menjadi salah satu sumber kemaslahatan. Arab Saudi merupakah negarai di mana letak Ka’bah yang menjadi kiblat bagi Muslim seluruh dunia berada dan jemaah haji Indonesia merupakan jemaah yang terbanyak di dunia tiap tahun dalam menunaikan Ibadah Haji.

Arab Saudi juga menilai Indonesia sebagai salah satu negara sahabat terbaiknya. Terbukti saat Presiden Jokowi melawat ke Arab Saudi. Raja Saiman menganugerahkan secara langsung dan menyematkan medali “Starofthe Order of King Abdul Aziz Al-Saud Medal”yang merupakan penghargaan tertinggi bagi pemimpin negara sahabat Arab Saudi, di stana Al-Salam Di-wan Malaki di Jelddah, Arab Saudi pada 12 September 2015.

Raja Salfnanmenjadi orang kedua dari Raja Arab Saudi yang mengunjungi Indonesia. Raja Saiman yang naik takhta sejak 23 Januari 2015 merupakan raja! ke-7 dari silsilah Raja Arab Saudi era modern sejak 1932. Presiden Jokowi juga, merupakan Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Sejumlah kesepakatan ditandatangani. Ada 0 MOU yang akan ditandatangani pemerintah kedua negara menyangkut kerja sama kebudayaan, kesehatan, peningkatan status mekanisme bilateral, kerja sama keislaman dan dakwah, pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama kelautan dan perikanan, kerja sama penanganan kejahatan lintas batas, kerja sama pelayanan udara, kerja sama usaha kecil dan .menengah (UKM), dan kerja sama perdagangan.

Berbagai kerja sama ini menunjukkan bahwa hubungannya dengan Republik Indonesia semakin dekat. Oleh karena itu kunjungan Raja Arab Saudi menunjukkan momentum yang sangjat penting bagi hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi. Wajar bila Presiden Jokowi menyebut bahwa kunjungan Raja Saiman ini merupakan kunjungan bersejarah. Dalarti tradisi Arab, ucapan ahlan wa sahlan tidak hanya bermakna selamat datang tetapi juga menandakan bahwa Indonesia menerima Raja Arab Saudi sebagai bagian dari keluarga.

Kita berharap kunjungan Raja Saiman ini dapat mendorong hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Sehingga dengan peningkatan hubungan bilateral ini diharapkan memiliki dampak peningkatan volume perdagangan dan investasi. Selain itu penguatan hubungan bilateral tersebut juga bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mengusulkan solusi perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi. Selain itu, sudah saatnya Indonesia melakukan upaya agar dana-dana Timur Tengah langsung mengendap di Indonesia dan membiayai berbagai proyek infrastruktur, pertanian, dan pariwisata.

Dalam hal ini, kunci dalam membangun hubungan dengan negara-negara kaya di Arab adalah membangun Tasa nyaman. Terlebih lagi, Indonesia-Arab Saudi terdapat kesamaan hubungan emosional keagamaan. Hubungan historis yang sangat baik dengan pemerintah dan rakyatnya. Bila prinsip “ahlan wa sahlan” benar-benar diterapkan dengan baik, benar, dan tulus, kita harapkan ke depannya hubungan kedua negara akan lebih akrab dan erat, serta investasi Arab Saudi juga akan sangat bermanfaat bagi Indonesia.