Published On: Thu, Oct 22nd, 2015

Ahok Siap Pecat PNS yang Melakukan Pungli di TPU Pondok Rangon

Potret para pegawai negeri sipil DKI Jakarta sepertinya masih dihiasi dengan kabar-kabar negatif. Berbagai aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh sebagian oknum justru memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja para PNS.

Parahnya lagi, baru-baru ini tersiar kabar terjadi aksi pemungutan liar yang dilakukan oleh PNS petugas makam di Tempat Pemakaman Umum Pondok Rangon, Ciracas, Jakarta Timur.

Aksi yang dilakukan oleh tiga oknum PNS yang diketahui berinisial SW, SU (Staff Administrasi), dan juga CSE (Staff Pengawas) melakukan pemungutan liar dengan merubah data dan memanipulasi dana pemakaman. Ketiga oknum ini kabarnya merupakan PNS Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur.

Menanggapi hal ini,Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan Ahok mengaku siap memecat para oknum PNS yang yang terbukti melakukan pungutan liar.

“Saya belum terima laporannya, kalau sampai terbukti inspektorat, biasanya saya pecat jadi PNS. Jadi patokan kita, begitu anda terima duit, pasti pecat sebagai PNS,” ungkap Ahok. Seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Tribunnews (22/10/2015).

Selain itu, Ahok juga tidak akan memberikan keringanan sama sekali terhadap oknum-oknum PNS yang berani melakukan pemungutan liar. Pemecatan yang ia lakukan ini digunakan sebagai shock teraphy kepada jajarannya agar kasus-kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi.