Published On: Thu, Nov 5th, 2015

Anggota TNI Penembak Tukang Ojek Ternyata Mengidap Efek John Wayne

Penembakan yang terjadi di Cibinong yang langsung menghilangkan nyawa seorang tukang ojek akhirnya terungkap. Pelaku penembakan adalah seorang anggota Divisi I Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) berinisial YH.

Korban penembakan yang bernama Japra itu diketahui berusia sekitar 40 tahun dan langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Saat itu korban menggunakan sepeda motor Honda Supra nopol B 6108 PGX dan berserempetan dengan pelaku penembakan yang menggunakan Mobil Honda CRV warna Silver F 1239 DZ di Jalan Ciriung Cibinong. Cecok dikeduanya tak terelakan, hingga akhirnya satu tembakan tertanam dibagian kepala Japra.

Reza Indragiri selaku Pakar Psikologi Forensik yang telah menganalisa kesehatan serda Yh menyebutkan bahwa anggota TNI yang menembak mati Japra, tukang ojek di Cibinong mengidap efek John Wayne Syndrome (JWS). Efek John Wayne Syndrome ini memang sering diderita bagi mereka yang terbiasa hidup militer contohnya polisi dan TNI.

“Banyak diantara mereka yang bekerja dengan status berseragam dengan perlengkapan senjata yang lengkap, mereka cenderung akan mengidap efek yang sering dikenal dengan istilah populer dalam psikologis forensik yang dikenal sebagai John Wayne Syndrome,” ujar Reza.

Sebenarnya JWS ini merupakan sebuah nama tokoh di koboi yang bernama John Wayne. John ini tidak pernah mengeluh walau dia harus menjaga keamanan selama 24 jam penuh. Tapi, sayangnya karakter itu hanya ada didalam cerita fiksi tidak ada didalam dunia nyata.

Reza juga menuturkan bhawa tuntutan tugas seorang anggota militer untuk selalu terjaga sampai 24 jam inilah yang bisa menciptakan stress tersendiri. Ditambah lagi, banyak intansi tempat Polisi dan Tentara bertugas kurang mempedulikan kondisi psikologis para anggota. Jadi, tak heran jika banyak dari anggota militer yang terkena efek JWS tersebut. Serda YH hingga kini masih dalam pemeriksaan dan akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.