Published On: Thu, Feb 23rd, 2017

Aplikasi Layanan Kesehatan Diluncurkan

BERITABENAR-PT Infokes Indonesia meluncurkan info kesehatan (Infokes) Mobile Apps terintegrasi dengan e-puskesmas di 22 puskesmas di Kota Padang dan 25 puskesmas di Kabupaten Padangpariaman, di Hotel Pangeran Beach, kemarin. Diharapkan keberadaan Infokes Mobile Apps ini dapat membantu dan meningkatkan pelayanan kesehatan di Sumbar.

“Kita mendambakan Sumbar menjadi provinsi yang dapat melakukan pendataan dengan tepat. Saya melihat Infokes Mobile ini mampu memberikan kemudahan pelayanan dan pemantauan kegiatan pelayanan yang dilakukan puskes-mas-puskesmas di Sumbar,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, saat peluncuran Infokes Mobile.

Nasrul Abit juga menyatakan agar setiap kabupaten / kota menggunakan aplikasi ini agar pemantauan pelayanan dan pendataan kesehatan di Sumbar dilakukan secara online.

Sehingga pendataan tepat sasaran dan pelayanan publik di bidang kesehatan dapat diperbaiki.

“Untuk saat ini, kan belum terintegrasi dengan semua puskesmas di Sumbar baru di beberapa daerah. Saya mendorong agar setiap kabupaten/kota menerapkan sistem e-puskesmas yang terintegrasi dengan Infokes Mobile Apps. Sehingga dapat melakukan pendataan dan pemantauan pelayanan kesehatan dengan mudah dan cepat,” ujarnya.

CEO PT Infokes Indonesia Muhammad Hanif Dinada menjelaskan, Infokes ini bertujuan memudahkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Setelah satu dekade, kami mengembangkan inovasi baru yakni Infokes Mobile Apps yang telah ada sejak 20 Januari 2017,” ujar Hanif.

Infokes Mobile Apps ini memiliki fiture-fiture terhubung dengan BPJS, e-puskesmas, konsultasi kesehatan, dan dapat memantau riwayat kesehatan penggunanya. Infokes Mobile juga dapat melakukan pencatatan data penyakit yang berkembang saat ini, dan obat yang digunakan. Aplikasi ini juga mencatat tingkat kunjungan puskesmas dan memiliki grafik penilaian.

“Aplikasi ini terintegrasi juga dengan e- puskesmas dan Dinas Kesehatan. Sehingga Dinas Kesehatan dapat melakukan tindakan yang cepat dan konkret melakukan tindakan,” terang Hanif.

Hanif juga menjelaskan, kekurangan aplikasi ini adalah pada ketergantungan jaringan internet. Sehingga, ia meminta PT Telkom Indonesia menjadi mitra untuk terus bekerja sama meningkatkan kualitas jaringan agar Infokes Mobile Apps dapat berjalan dengan lancar.

“Kami berharap adanya fiber optik dari Telkom dapat memi-nimalisis terjadinya gangguan,” ucapnya.

Kekurangan lainnya adalah kemampuan petugas-petugas puskesmas minim. “Namun kami selalu mendampingi dengan adanya satu teknisi di setiap puskesmas,” tambahnya.

Head Of Regional Sumatera PT.Infokes Indonesia M Ulung Saputra menambahkan, dari 131 data pen-download yang telah tervalidasi Infokes Mobile Apps, Sumbar menjadi pendownload terbesar dengan total tervalidasi adalah 50 pengguna atau sekitar 38 pengguna berasal dari Sumbar.

Infokes Mobile terdaftar dalam Playstore Android pada tanggal 20 Januari 2017.

“Padang dan Padangp ari aman menjadi Pilot Project dalam kegiatan ini. Infokes dapat terkoneksi langsung dengan puskesmas-pus-kesmas. Sehingga orang dapat mendaftar melalui handphone dan tidak harus antre dan berlama-lama di puskesmas,” ujar Ulung.
(crl8)
Caption:
CEK KEUNGGULAN APLIKASI: Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit didampingi CEO PT Infokes Muhammad Hanif Dinada menyaksikan fiture- fiture tersedia di Infokes Mobile Apps.