Published On: Tue, Mar 7th, 2017

April, Rate Asuransi Kendaraan Naik

BERITABENAR-Berita yang Sedang Hangat Dibicarakan Saat Ini, populasi kendaraan terus meningkat setiap tahun. Sayangnya, belum diimbangi kesadaran untuk mengasuransikan kendaraan. Namun jika dibandingkan beberapa tahun ke belakang, minatnya sudah jauh lebih baik. Banyak poin yang membuat masyarakat masih segan mengasuransikan kendaraannya dari resiko berkendara di jalanan.

Relationship Manager PT AXA Mandiri General Insurance Cabang Cirebon, Heriadi Saputra mengungkapkan, tentang cover asuransinya pun masyarakat masih awam. Dalam asuransi kendaraan ada dua jenis, yakni komprehensif atau yang populer disebut aU risk dan Total Loss Only (TLO). Komprehensif merupakan gabungan klaim yang terjadi karena tergelincir, tabrakan, baret dan lainnya. Sementara TLO akibat kehilangan atau kecelakaan yang kerugiannya lebih dari 75 persen dari harga mobil.

“Istilah all risk yang ada di masyarakat sebenarnya kurang tepat, karena ada beberapa hal yang tidak bisa ditanggung asuransi. Itu yang coba kami informasikan,” ungkapnya kepada Radar Cirebon, Senin (6/3).

Bisnis asuransi sendiri ada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan surat edaran OJK yang akan berlaku per April 2017, akan ada perubahan tarif. Sebenarnya, lanjut Heri, sejak 2013 lalu sudah diatur, bahwa menjual produk asuransi ada batas bawah dan atas. Ada pembagian 3 zona dan 5 kategori. Zona dibagi berdasarkan plat nomer, yaitu zona 1 meliputi Sumatera dan Kepulauan sekitar Sumatera, zona 2 meliputi DKI Jakarta dan Banten lalu zona 3 meliputi wilayah di luar zona 1 dan 2.

“Kalau kategori dibagi berdasarkan harga kendaraan, yaitu Rp0-Rpl25 juta, di atas Rp 125 juta-Rp200 juta, Rp200 juta-Rp400juta, Rp400 juta-Rp800 juta dan di atas Rp800 juta,” sebutnya.

Pembahan tarif berlaku untuk kategori 3. Heri menerangkan, hal ini dinilai OJK bahwa pasar dengan harga mobil Rp200-Rp400 juta, berkembang pesat dan banyak digunakan masyarakat Sebelumnya 1,71 persen per tahun menjadi 2 persenan. Semakin besar harga kendaraan, maka semakin kecil tarif yang dikenakan. Pasalnya, semakin tinggi harga, mobilitasnya tentu terbatas. Misal, pemilik supercar tentu jarang menggunakannya dibanding mobil minibus.
Wajar jika satu nasabah yang memiliki beberapa mobil, hanya kendaraan yang sering mobilitas yang akan diasuransikan.

Lebih detail Heri menjelaskan asuransi kendaraan memiliki masa satu tahun, setelah itu nasabah melakukan perpanjangan. Pembayaran dilakukan di awal untuk satu tahun. Simulasinya, untuk mobil dengan harga Rp 125-Rp200 juta di zona 2 (termasuk Cirebon), dikenakan 2,47 per tahun. Misal, Toyota Avanza Rpl50 juta dengan basic rate tersebut hanya Rp3.705.000 per tahun (belum termasuk administrasi dan materai). “Nasabah bisa perpanjang maksimal 10 tahun usia kendaraan untuk asuransi komprehensif, dan 15 tahun untuk TLO,” tutur Heri.

Perpanjangan masa asuransi komprehensif tidak ada penambahan premi di tahun 1-5, sementara tahun ke 5-10 akan dikenakan loading premi 5 persen dari basic rate. Jenis minibus biasanya pilih komprehensif, sedangkan mobil komersil tidak semua asuransi mengambil jenis komprehensif, karena lebih rentan resiko. (tta)

Caption:
ASURANSI KENDARAAN: Pegawai PT AXA Mandiri General Insurance Cabang Cirebon menjelaskan kepada konsumen seputar jenis asuransi kendaraan, pembiayaan dan pertanggungannya.