Published On: Mon, Apr 18th, 2016

Atasi Kemacetan, Ahok Perlebar Jalur Pejalan Kaki

309185_ribuan-pekerja-berjalan-kaki-di-jalan-sudirman--rabu--22-4-2015-_663_382

Ruas jalan raya yang ada di Ibukota kembali menjadi sorotan Gubernur DKI. Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dipanggil Ahok itu mengungkapkan bahwa penambahan jumlah ruas jalan di Jakarta tampaknya tidak akan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kemacetan. Penyebab utamanya itu karema jumlah mobil yang semakin membludak.

“Kamu tidak akan pernah menang lawan (penambahan jumlah) mobil,” ujar Ahok, seperti yang Berita Benar kutip dari Viva, Senin (18 April 2016).

Ahok menambahkan setelah proyek dari MRT (Mass Rapid Transit/MRT) tahap pertama dengan rute Lebak Bulus hingga Bunderan HI selsai, maka untuk jalur lambat Sudirman menuju ke Thamrin akan segera dihapuskan. Jalan yang dihapuskan itu nantinya akan dijadikan lahan trotoar menjadi 9,5 meter.

“Kami membuat trotoar lebar karena nanti orang yang akan keluar dari MRT akan jalan kaki lewat situ,” tuturnya.

Ahok mengatakan bahwa dirinya yakin dengan memberlakukan kebijakan itu, maka itu menjadi salah satu solusi dalam menyelesaikan masalah kemacetan yang ada di Ibukota Jakarta. Ahok menegaskan, jalan yang nantinya diperlebar bukan jalan raya, melainkan jalan untuk pejalan kaki.

“Kalau jalan terus dilebarin, berarti ngasih jalan untuk mobil, itu bukan cara untuk menyelesaikan masalah kemacetan,”ujarnya.