Published On: Mon, Mar 6th, 2017

Berita Terkini: Harga Cengkeh di Sabang Mengalami Terjun Bebas

BERITABENAR-Harga cengkeh mengalami anjlok di kota Sabang. Pasalnya harga komoditi hasil perekebunan unggulan itu yang terus menurun. Saat ini harga cengkeh Rp 80.000-Rp 85.000/Kg dari harga sebelumnya Rp 150.0000/Kg.

Darman. petani cengkeh di GampongCot Bali. Kecamatan Suka-jaya. kepada Serambi. Minggu (5/3) mengatakan, ketika memasuki musim panen ini harga cengkeh di pasaran Kota Sabang justru turun.

Jika sebelumnya, dihargai cengkeh mencapai Rp 150.000/Kg. kini harganya merosot hingga Rp 80.000. Anjloknya harga komoditi unggulan daerah itu. disebabkan ulah para agen yang ingin mencari keuntungan lebih banyak.

Selain itu. Juga disebabkan karena tidak adanya pengawasan dari pemerintah setempat tentang harga hasil perkebunan di pasaran lokal. “Katanya meningkatkan pendapatan petani, tapi, kenyataannya kini pemerintah belum mampu menstabilkan harga cengkeh di pasaran.”kata Darman.
Sehubungan dengan itu. para petani di daerah kepulauan itu. berharap adanya kebijakan pemerintah dalam mengendalikan harga cengkeh sehingga tetap stabil. ‘Selama ini justru tengkulak bisa mengatur harga cengkeh seenaknya sehingga petani rugi, sebab tidak tau harus jual kemana hasil kebunnya tersebut* ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM Sabang. Nasri yang dihubungi tidak membantah bahwa harga cengkeh di pasaran kini sangat murah, yaitu berkisar antara Rp 80.000-Rp 85.000/Kg. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Sabang, namun juga terjadi di daerah penghasilan cengkeh lainnrrya di tanah air. seperti Sulawesi. Riau. Papua dan Jambi.

Menurutnya, harga cengkeh tersebut tidak bisa distabilkan sesuai dengan harga standar nasional Rp 250.000/ Kg. Sebab, naik turunnya harga cengkeh di pasaran itu sangat tergantung dari perkembangan pasar. ‘Tidak bisa distabilkan. naik turunnya harga cengkeh itu tergantung perkembangan pasar, “katanya.