Published On: Fri, Mar 10th, 2017

Inovasi di Adonan Jamur Tepung

BERITABENAR- Berita terkini yang sedang hangat dibicarakan adalah impian Kota Batu tidak hanya kaya akan hasil pertanian seperti apel dan stroberi, namun juga jamur tiram. Jamur yang memiliki rasa gurih ini diolah oleh warga Kota Batu menjadi aneka makanan olahan, salah satunya adalah stik jamur.

Seperti yang diproduksi oleh Sumiati, warga Desa Sumber-gondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, ia menggunakan bahan baku jamur tiram dari Dusun Santrean Desa Sumberejo, Kota Batu.

Stik jamur yang sudah dua tahun diproduksi ini menjadi langganan wisatawan di pusat oleh-oleh Kota Batu. Stik jamur tersebut sudah tidak berbentuk jamur, namun berbentuk kecil memanjang seperti layaknya camilan stik.

“Jamur tiram diblender dan dicampur tepung terigu,” jelas perempuan 36 tahun ini. Sumiati senang berinovasi dengan produk-produknya. Ia tidak ingin stik jamur ini punya rasa yang biasa.

Ia menambahkan rasa lainnya di samping rasa original. Yaitu rasa seledri dan rasa pedas. Stik yang berwarna kemerahan memiliki rasa pedas, sedangkan stik yang kuning berpadu hijau adalah stik yang telah diberi seledri.

“Wisatawan punya selera sendiri-sendiri, jadi sayang kalau cuma dibikin satu rasa saja,” papar Sumiati. Ia memproduksi stik jamur tiram ini satu hingga dua kali dalam seminggu.
Dalam sekali produksi, Sumiati membutuhkan lima kilogram jamur tiram untuk menghasilkan seratus bungkus stik jamur tiram.

Masing-masing bungkus berisi 150 gram dan dibanderol dengan harga 10 ribu hingga 15 ribu rupiah. Stik jamur ini didistribusikan di toko pusat oleh-oleh di Kota Batu dan pesanan di wilayah Malang Raya. yun/E-6