Published On: Wed, Mar 8th, 2017

Berita yang sedang hangat dibicarakan saat ini Ajari Siswa Cara Mengekstrak DNA

BERITABENAR- Berita yang sedang hangat dibicarakan saat ini ketika suasana riang terlihat di salah satu ruang kelas di kompleks SMAN 5 Bogor, kemarin. Sebab, mereka kedatangan enam “guru” biologi dari Negeri Sakura.

PENAMPILAN siswi SMAN 5 Bogor lewat Tari Jaipongnya sukses memukau enam mahasiswa Universitas Chiba Jepang. Untuk kali pertama mereka menjejakkan kakinya di sekolah di bilangan Jalan Manunggal ini. Melalui program, Twincle College Envoys, selama dua hari berturut-turut, Selasa-Rabu (7-8/3), enam mahasiswa itu akan menjadi guru di kelas XI IPA.

Guru Biologi SMAN 5 Bogor, Dewi Sugiarti mengatakan, apa yang diajarkan keenam mahasiswa Universitas Chiba tersebut sedianya hal baru dan belum ada di kurikulum biologi tingkat SMA. “Alhamdulillah, kalau soal laboratorium itu komplit Tapi, mereka (mahasiswa Universitas Chiba, red) memiliki alat yang disebut centrifuge, dan hanya di perguruan tinggi ada badan penelitian yang memilikinya,” katanya.

Dengan begitu, menjadi pengalaman baru bagi empat kelas XI IPA yang dilibatkan langsung. Sebab, selama ini, soal DNA hanya diajarkan sekadar materi general. Siswa pun jadi lebih tahu secara langsung, detail tentang apa itu ekstrak DNA.

“Kalau metode pembelajaran diharapkan bisa berlanjut. Sekalipun tidak ada alatnya, tapi ilmu yang diberikan tentunya bermanfaat Bukan hanya bagi siswa tapi juga guru-guru tentunya,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Bogor, Dewi Suhartini mengungkapkan, kerja sama yang untuk kali pertama ini tentulah amat berharga. Apa yang diajarkan oleh mahasiswa Universitas Chiba akan lebih memperjelas pembelajaran selama ini. Khususnya soal DNA.

“Kalau sama mahasiswa, apalagi yang dari luar, biasanya anak-anak lebih excited. Awalnya, kami ditunjuk dan melihat program ini sepertinya bagus,” urainya.

Ke depan, kata Dewi, kerja sama yang terjalin tentunya bukan untuk yang pertama juga terakhir. Tapi berkelanjutan dengan kerja sama lainnya. Di sisi lain, sudah begitu banyak kerja sama yang terjalin dengan banyak negara, erat kaitannya untuk meningkatkan pembelajaran di SMAN 5 Bogor.

“Ke depan juga, siapa tahu ada sister school dari Jepang, juga Australia. Kebetulan kami pun ada native speaker, kerja sama dengan Departemen Pendidikan. Ada guru dari lepang yang ditugaskan mengajar di sekolah-sekolah yang ada pelajaran bahasa Jepangnya, tapi tidak semua Nah, SMAN 5 selalu kebagian native speaker-nya itu. Jadi, dengan adanya program Twincle ini saling bersinergi,” tandasnya. (wil/c)

Caption:
KOMPAK: Para siswa dan guru SMAN 5 Bogor berfoto bersama dengan enam mahasiswa asal Jepang, kemarin (7/3).