Published On: Tue, Mar 7th, 2017

Kampanye Dimulai Hari Ini

BERITABENAR- Berita yang sedang hangat dibicarakan saat ini adalah kampanye putaran kedua Pilgub DKI, hari ini (7/3) resmi dimulai. Adu strategi dan kecerdikan bakal mewarnai jalannya kampanye yang akan berlangsung hingga 15 April 2017 mendatang.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, kampanye bagi pasangan calon pada putaran kedua, tidak ada penentuan zonasi (wilayah). Menurut dia, kedua pasangan calon yang lolos pada putaran kedua, bebas melalaikan kampenye di seluruh wilayah DKI Jakarta, kecuali di lokasi yang memang dilarang untuk berkampanye. “Seperti di rumah ibadah, sekolah, rumah sakit dan kantor-kantor pemerintahan,” ujar Sumamo, Senin (6/3).

Terkait adanya penghadangan terhadap salah satu paslon di kampanye putaran pertama, Sumamo berharap, tidak terjadi lagi. Ia juga meminta kepada seluruh warga masyarakat agar menerima siapa pun pasangan calon yang akan melakukan kampanye.

“Tidak boleh lagi ada penghadangan-penghadangan seperti putaran pertama. Sebab hal itu termasuk pelanggaran keras dan pidana,” jelas Sumamo.

Adapun pada kampanye putaran kedua, KPU DKI Jakarta memperbolehkan paslon mendapatkan sumbangan dana kampanye. Aturan terkait dana kampanye, seperti soal besaran sumbangan, ataupun siapa yang tidak boleh menyumbang, sama ketentuannya seperti putaran pertama.
Selain itu, dalam kampanye putaran pertama akan ada debat kandidat sebanyak satu kali.

Adapun tim kampanye paslon, boleh tim yang sama seperti putaran pertama. Namun bisa diperbaruhi satu kali sebelum kampanye dilakukan. Demikian juga dengan relawan. Kalau ada tambahan relawan yang belum didaftarkan boleh didaftaikan. “Kamiberliarap semua pihak mematuhi aturan kampanye,” pungkas dia.

Sementara itu, cutinya kembali Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wagub Djarot Saiful Hidayat, membuat Jakarta dipimpin lagi oleh pelaksana tugas (plt) gubernur. Sejumlah pihak pun berharap, plt gubernur dapat menjalankan program yang telah direncanalan oleh pimpinan pemprov dan juga pimpinan legislatif.

“Siapa saja plt gubernurnya tidak masalah, yangpenting dia dapat menjalankan program pembangunan yang sudah direncanakan,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Prasetio tidak mempermasalahkan nama Sumarsono, yang hingga berita ini ditulis masih menjadi pilihan utama Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi plt pengganti Ahok. “Pak Sumarsono sejauh ini cukup baik,” kata Prasetio.

Diungkapkan Prasetio, saat ini pekerjaan yangmendesak dilaksanakan yakni program penanganan kemacetan dan banjir “Kami di dewan akan bersama-sama dengan plt gubernur mempercepat penanganan masalah itu,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono kembali menjabat pelaksana tugas gubemur DKI Jakarta menggantikan dirinya yang cuti. Menurut Ahok, Sumarsono sudah mengerti kondisi di dalam pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

“Plt gubernurnya sih Pak Soni lagi. Kayaknya ya, karena kan sudah kenal semua, (kerjanya) lebih cepat kan,” ujar Ahok. Adapun, Sumarsono pernah menjabat sebagai plt gubemur DKI juga ketika Ahok dan Djarot cuti kampanye putaran pertama. Sumarsono menjabat selama 3,5 bulan, (wok)