Published On: Wed, Mar 8th, 2017

Pasar Lelang Online Jadi Wadah Usaha Agro

BERITABENAR- Berita yang sedang hangat dibicarakan saat ini Beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Perdagangan dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra telah mengikuti rapat teknis pasar lelang yang digelar di Jakarta. Kabar baiknya. Kementerian Perdagangan, dalam hal ini. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), mulai menjalankan langkah-langkah pembentukan Pasar Lelang Terpadu yang di dalamnya ada Pasar Lelang Online. Artinya, pelaku usaha sektor pertanian Sultra bakal go nasional hingga mancanegara.

Sebagai langkah awal, lanjutnya, pada tanggal 14-17 Maret, sebanyak 4 perwakilan Sultra yang terdiri atas delegasi Dinas Koperasi dan UMKM Sultra sebanyak 2 orang dan selebihnya dari Disperindag Sultra. Mereka akan mengikuti diklat khusus operator dan pemandu pasar lelang online.

“Sistem pasar lelang online tidak ada bedanya dengan Lazada, Salestock dan lainnya, yang menjadi wadah bagi pelaku usaha dalam memasarkan produknya. I ianya bedanya, ini khusus untuk pelaku usaha agro. Setiap daerah nantinya dapat menjalankan aplikasi, dengan mendaftarkan pelaku usaha dan komoditi/’ terang Ali.

Mereka yang telah didik-lat tinggal mengupload komoditi, harga hingga kualitas produk dalam layanan aplikasi yang telah disiapkan. Dan akan ada jadwal yang disusun Bappebti sebagai peng-handle aplikasi di tingkat pusat. “Jadi, biarpun berbasis online tapi tetap harus jalan sesuai jadwal,” katanya.

Sambung Ali, di tanggal 23 Maret mendatang. pihaknya pun bakal menggelar pasar lelang
konvensional yang dibuka untuk umum dan ia berharap ada pelaku usaha baru yang turut serta. Nantinya, seluruh pelaku usaha yang terlibat akan secara otomatis dimasukkan ke dalam aplikasi pasar lelang online. Dengan ini. tidak ada lagi batasan jarak antara produsen dan konsumen.

“Karena bahkan pelaku usaha, dapat mendownload aplikasi, sehingga bisa secara langsung mengupload komoditi yang ditawarkan dan saat ini memang masih ditekankan pada komoditi agro. Kami harap, seluruh kabupaten dan kota sudah memiliki konektivitas internet yang memadai,” tambahnya lagi.

Secara nasional, ada 14 provinsi yang terlibat dalam pasar lelang online. Mulai dari Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sumatera Barat, lempung. Jambi, seluruh provinsi di pulau Jawa (kecuali Jakarta) juga Bali.

(feb/b)