Published On: Fri, Apr 8th, 2016

Berniat Tawuran Sehabis Ujian Nasional, Puluhan Siswa SMA Diringkus Polisi

pelajar-sma-dan-smk-kelas-3-yang-diamankan-petugas_20160408_093413

Tawuran sepertinya sudah menjadi budaya bagi segelintir siswa yang telah menyelesaikan Ujian Nasional. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan tertangkapnya sejumlah SMA dan SMK oleh Keplisian Sektor Pasar Minggu, Jakarta pada hari Kamis kemarin (7/4/2016).

Operasi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kompol Zaky Alkazar Nasution selaku Kapolsek Pasar Minggu tersebut, berhasil meringkus kelompok siswa SMA dan SMK yang terindikasi akan melakukan tawuran. Kelompok siswa tersebut ditangkap di tiga tempat berbeda yakni Under Pas Pasar Minggu, Jalan Raya Rawa Bambu, dan Jalan Pertanian 3. Dari ketiga tempat tersebut, tercatat ada 33 siswa yang berhasil diamankan pihak Kepolisian.

Puluhan siswa yang berhasil diamankan tersebut antara lain 21 siswa dari SMK Yapimda Tanjung Barat, tiga siswa dari SMK Teladan Utama, lima siswa dari SMK Teladan Kelapa Srengseng Sawah dan juga empat siswa dari SMK PGRI 23 Srengseng Sawah. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Tribunnews (8/4/2016).

Saat dilakukan pemeriksaan, Polisi memang tidak berhasil menemukan barang bukti senjata tajam ataupun alat-alat lainnya yang biasa digunakan untuk tawuran. Namun yang pasti, para siswa tersebut dibawah kendali alkohol sehingga mudah tersulut emosinya.

Ujian Nasional tingkat SMA diselenggarakan selama 4 hari mulai dari tanggal 4 hingga 7 April 2016. Ujian Nasional kali ini sangat berbeda dari ujian nasional sebelumnya. Sebab, di tahun 2016 ini pelaksaanaan ujian Nasional sudah berbasis komputer dan juga menerapkan sistem integritas ujian nasional yang nantinya akan membantu hasil nilai UN.