Published On: Thu, Dec 17th, 2015

Bersiap! Subsidi Kereta Ekonomi Jarak Jauh Bakal Dikurangi pada 2016

Tahun ini, jumlah Public Service Obligation (PSO) atau subsidi kereta api kelas ekonomi jarak jauh akan dikurangi. Seperti yang diungkap Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahwa pihaknya akan mengurangi dana subsidi tersebut dan akan segera dialokasikan untuk KRL Jabodetabek.

“Akan diadakan pengurangan subsidi untuk kereta api kelas ekonomi jarak jauh tersebut akan di alokasikan untuk KRL Jabodetabek,” ungkap Hermanto Dwiatmoko selaku Direktur Jenderal Perkeretaaapian Kemenhub.

Pada tahun 2016 subsidi KRL sekitar Rp 1 Triliun sedangkan pada tahun 2015 ini sekitar Rp 900 Miliar. Untuk dana subsidi harus segera di realokasikan mengingat kereta ekonomi jarak jauh tidak banyak yang menggunakannya. Berbeda dengan KRL yang animo penggunanya setiap tahun selalu melonjak.

Bukan hanya pada KRl, untuk pemberian subsidi juga akan di alokasikan untuk kereta antar kota di beberapa daerah seperti salah satunya Prameks untuk relasi Solo-Yogyakarta-Kutoarjo yang akan dilaksanakan tahun depan.

“Jika harga tiket kita naekkan Rp 1.000 saja sudah banyak yang protes dimana-mana, padahal tiket KRL sudah sangatlah murah,”ungkap Hermanto.

Perihal anggaran subsidi yang mencapai angka Rp 1,7 triliun di tahun 2016 itu belum ada kepastian untuk alokasi subsidi untuk KRL dan jenis kereta lainnya mengingat penandatanganan PSO baru akan dilakukan minggu depan.