Published On: Wed, Dec 2nd, 2015

CEO GoJek Buka Suara Terkait Skandal Orderan Fiktif yang Dilakukan Drivernya

Nadiem Makarim selaku CEO GoJek mengambil tidakan tegas dengan memecat ribuan drivernya yang terbukti melakukan skandal kecurangan order fiktif. Akibat kecurangan yang dilakukan oleh segelintir drivernya tersebut, biaya subsidi yang seharusnya menjadi milik para pelanggan tidak tersalurkan secara optimal dan tentunya perusahaan GoJek pun dirugikan.

Menanggapi skandal ini, melalu fanspage Facebook milik GoJek, Nadiem Makarim menyatakan jika kecurangan tersebut terungkap setelah pihaknya mengecek data order para driver dalam satu bulan. Dari data tersebut, pihaknya menemukan kecurangan order fiktif yang dilakukan 7.000 drivernya. Sebelum melakukan pemecatan, pihaknya juga terus melakukan penelusuran untuk mendapatkan bukti-bukti yang kuat. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Metrotvnews (2/12/2015).

Untuk melakukan proses order fiktif pun bisa dibilang cukup mudah. Menurut pantauan yang dilakukan oleh Beritasatu, setiap driver GoJek diharuskan memiliki dua perangkat ponsel yang terdiri dari milik pribadi dan yang diberikan oleh perusahaan. Nantinya, ponsel pribadi tersebut digunakan untuk melakukan order fiktif dan ponsel dari perusahaan untuk menerima order tersebut. Setelah proses order fiktif tersebut selesai, sang driver GoJek pun bertindak layaknya mengantar pelangan yang telah melakukan order.

Untuk memberikan efek jera, pihak GoJek pun memberikan sanksi berupa pergantian hasil kerja sebesar tiga kali lipat atau bahkan sanksi pemecatan bagi para driver yang tertangkap basah melakukan orderan fiktif.

<fjr>