Published On: Wed, Mar 1st, 2017

Daerah Pendongkrak Ekonomi Nasional

Setelah riuh pascapilkada, saatnya para kepala daerah yang terpilih melalui ajang pesta demokrasi ini pasang kendali.

Tentunya banyak daerah pasca pilkada yang dinakhodai kepala daerah masa jabatan baru, baik itu petahana maupun nonpeta-hana akan berfokus membangun daerahnya. Kali ini salah satu sektor yang patut dipikirkan para kepala daerah adalah pembangunan melalui sektor perekonomian.

Indonesia saat ini dituntut untuk lebih efisien dan efektif dalam men-ciptakan iklim persaingan yang kondusif dan mampu menekan ekonomi biaya tinggi (high costeconomy). Bahkan sejumlah permasalahan ekonomi Indonesia butuh ditopang daerah-daerah. Karena tingkat efisiensi dan efektivitas birokrasi pemerintahan daerah akan sangat menentukan kualitas implementasi program-program ekonomi nasional.

Lambatnya perekonomian tidak hanya masalah nasional, melainkan juga terjadi di daerah. Persoalan penyerapan anggaran di daerah semakin membenarkan fakta bahwa betapa penting dan strategis peran kepala daerah dalam pembangunan ekonomi nasional. Era desentralisasi pembangunan membutuhkan perubahan mindset.

Dalam perspektif ini, pembangunan nasional merupakan fungsi dan agregasi dari hasil pembangunan di daerah. Bila ekonomi daerah maju dan berkembang, ekonomi nasional juga
Mahasiswa Jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
maju dan berkembang. Daya saing nasional merupakan agregasi dari daya saing daerah. Rantai produksi nasional merupakan rantai fungsi produksi antardaerah.

Selain itu pascapilkada, pemimpin daerah harus memahami keuangan daerah. Banyaknya pimpinan daerah yang tersangkut korupsi juga mencerminkan rendahnya pemahaman tentang tata pemerintahan yang mengedepankan prinsip-prinsip good-governance.

Orientasi kewirausahaan para kepala daerah juga perlu di-kembangkan. Ini lantaran potensi di daerah masih banyak yang dapat dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan, pengentasan masyarakat dari kemiskinan, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja. Kemitraan strategis dengan BUMN dan pembentukan BUMD dapat menjadi pilihan kebijakan untuk optimalisasi potensi ekonomi di daerah.

Simpulannya adalah pilkada berdampak besar bagi perekonomian Indonesia, bukan hanya dari sisi politik saja, melainkan keseluruhan dari kepentingan negara ini. Tentunya jikapara kepala daerah mampu dengan ulet membangun daerah pascapilkada, pilkada akan membuat perekonomian nasional lebih bersaing dan meningkat. Namun, sebaliknya, jika momen pasca-pikada diisi dengan sesuatu yang negatif, hal itu tidak hanya akan ber-dampakburukbagi politik di Indonesia, tetapi juga bagi seluruh sektor perekonomian di Tanah Air. *