Published On: Tue, Dec 1st, 2015

Dalam Satu Minggu, 3 Kampung Ini Raup Keuntungan Hingga Rp. 1,3 M Dari Penjualan Sabu

Bisnis haram seperti menjual narkoba, memang menjanjikan penghasilan yang sangat fantastis. Bahkan kabarnya, 3 kampung yang terkenal dengan peredaran narkobanya seperti Tanah Tinggi, Kampung Ambon dan juga Kampung Bahari sanggup meraup keuntungan hingga mencapai angka miliaran rupiah hanya dalam kurun waktu satu minggu.

Menurut Komisaris Besar Eko Daniyanto selaku Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyatakan jika ketiga lokasi tersebut bisa diibaratkan sebuah pasar yang menjual narkoba dengan paketan kecil dan menengah. Di tiga tempat tersebut, para pemakai juga bisa langsung bertransaksi dengan para pengecer kecil.

Menurut kesaksian salah seorang polisi yang ditugaskan untuk melakukan proses rehabilitasi di 3 kampung narkoba tersebut, transaksi yang berjalan di kampung Tanah Tinggi dan juga Kampung Bahari berlangsung cukup terang-terangan. Bahkan pemakaian narkoba dilakukan di sebuah wc umum yang sudah rusak. Sebenarnya warga sekitar sudah mengetahui hal tersebut. Namun mereka enggan melaporkannya ke pihak berwenang dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan.

Fakta yang lebih mencengangkannya lagi diungkapkan oleh Ajun Komisaris Besar Gembong Yudha selaku Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Menurutnya, ketiga zona merah tersebut bahkan bisa mengantongi keuntungan sebesar Rp. 1,3 Miliar dari sabu yang berhasil dijualnya selama satu minggu. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Tribunnews (1/12/2015).

Karena pertumbuhan ekonomi yang sangat bagus dan masih terus menanjak membuat DKI Jakarta menjadi terget sasaran peredaran narkoba bagi para pengedar. Selain itu, banyaknya celah untuk membawa narkoba ke Jakarta juga menjadi salah satu faktor utama yang membuat peredaran narkoba tidak kunjung habis.