Published On: Tue, Mar 1st, 2016

Diduga Ada Penimbunan, Harga Bawang Merah Meroket Hingga Rp. 35.000/Kg!

Yohanes Chandra Ekajaya

Melalui data yang diungkap Kementrian Pertanian, harga bawang merah meroket di akhir Februari ini. Dari data tersebut terungkap jika saat ini harga bawang di eceran sampai menyentuh angka Rp. 35.000 per kilogramnya.

Spudnik Sujono selaku Direktur Jendral Hortikultura Kemetrian Pertanian membenarkan adanya kenaikan harga bawang ini. Menurutnya, per tanggal 18 Februari kemarin harga bawang merah di tingkat eceran masih berkisar Rp. 28.000/Kg. Sedangkan di petani, harga bawang berkisar Rp.10.000 sampai dengan Rp. 15.000 per kilogramnya.

Menurutnya, lonjakan harga bawang yang terjadi selama 2 pekan terakhir ini sangat tidak wajar. Apalagi saat ini stok produksi bawang merah masih banyak. Ia menduga ada permainan curang para pedagang-pedagang besar untuk memainkan harga bawang merah.

“Ada yang sengaja tahan stok di gudang. Barangnya ada di lapangan, tapi harganya naik terus, mereka sengaja tahan stok buat kendalikan harga. Saya tahu persis barang itu (bawang) masih ada karena rutin saya cek langsung di lapangan,” ungkapnya. Seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Detik (1/3/2016).

Ungkapan sang Dirjen ini bukanlah omong kosong belaka. Sebab, ia mengklaim memiliki berbagai bukti kuat yang menunjukan bahwa bawang merah masih tertahan di gudang para pengusaha. Namun sayangnya, aksi menimbun stok bawang merah yang dilakukan oleh para pengusaha nakal tersebut memang tidak dilarang oleh pemerintah. Walaupun begitu ia tetap menghimbau para pengusaha nakal tersebut untuk menghentikan aksi penimbunan.