Published On: Thu, Feb 23rd, 2017

Diplomat Korut akan Diperiksa

BERITABENAR-Kepolisian Malaysia pada Rabu (22/2) menyebut nama pejabat tinggi kedutaan Korea Utara, yang akan diperiksa, terkait pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara.

Kim Jong-nam (46) tewas di bandar udara internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari saat hendak pulang ke Makau, tempat dia tinggal dalam pengasingan di bawah perlindungan pemerintah Tiongkok.

Beberapa negara menduga pembunuhan tersebut dilakukan sejumlah mata-mata Korea Utara. Kim Jong-nam adalah tokoh penentang kekuasaan keluarganya di negara asalnya.

Dalam pembunuhan itu, kepala kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar, mengatakan akan memeriksa Hyin Kwang-song, pejabat kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur.

Selain itu, mereka juga akan menahan pegawai penerbangan milik negara itu, Air Koyo, bernama Kim Uk-il. Keduanya kini berada di Malaysia.

“Mereka telah kami panggil sebagai saksi. Kami berharap kedutaan Korea Utara akan bekerja sama dengan kami dan mengizinkan kami untuk menanyai mereka dengan cepat. Jika tidak, kami akan memaksa mereka,” kata Khalid dalam jumpa pers.

Kepolisian meningkatkan pengamanan di rumah duka tempat jenazah Kim Jong-nam berada, terutama setelah ada upaya pencurian mayat tokoh tersebut pada awal pekan ini, kata Khalid.

Malaysia menolak permintaan Korea Utara, yang ingin jenazah Kim Jong-nam diserahkan kepada kedutaan, dan hanya akan mengembalikannya kepada keluarga dekat.

Pejabat di negara tersebut telah mengetahui delapan warga Korea Utara diduga terlibat dalam pembunuhan itu.

Selain mereka, polisi Malaysia juga menangkap dua orang perempuan asal Indonesia dan Vietnam yang diduga kuat menjadi agen eksekutor pembawa kematian bagi Kim Jong Nam.

Khalid mengatakan bahwa kedua orang perempuan itu menyemprotkan cairan mengandung racun, yang belum diketahui jenisnya, di wajah Kim Jong Nam.

“Kedua perempuan itu tahu bahwa mereka membawa racun. Kami belum mengetahui bahan kimia apa yang digunakan,” kata Khalid.

“Mereka menggunakan tangan kosong saat beroperasi,” kata dia, dengan menambahkan bahwa kedua pelaku disuruh untuk mencuci tangan setelah beraksi.

Dua orang itu juga melatih serangan serupa di dua pusat perbelanjaan ai Kuala Lumpur sebelum menyerang Kim Jong-nam, kata Khalid.

Penahanan Siti

Kepolisian Diraja Malaysia memperpanjang masa penahanan Siti Aisyah, terduga pembunuhan Kim Jung-nam, hingga tujuh hari ke depan.

“Penyelidikan belum selesai. Masa penahanan disambung hingga tujuh hari lagi,” ujar Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Inspektur Jendral Polisi Tan Sri Dato’ Khalid Bin Abu Bakar dalam jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Diraja Malaysia di Bukit Aman Kuala Lumpur, kemarin.

Khalid menegaskan pihaknya hingga kini telah menangkap empat orang dan akan memperpanjang masa penahanan tiga orang tersebut.

“Yang ditahan dua orang perempuan dan satu orang laki-laki Korea Utara dan satu orang teman laki-laki dari Siti Aisyah dibebaskan hari ini (kemarin,red),” katanya.

rtr/ant-Ct