Published On: Wed, Mar 1st, 2017

DPR RI Pertanyakan Progres Kereta Cepat

BERITABENAR-Komisi VI DPR RI mempertanyakan perkembangan sejumlah pembangunan proyek strategis di Jawa Barat. Di antaranya proyek strategis nasional Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan Pelabuhan Patimban.

Abdul Wachid, anggota Komisi VI DPR RI menyoroti pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung. Dia mempertanyakan hal tersebut kepada Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dan jajarannya serta pemangku kepentingan lainnya seperti Kadin Jabar dan BPS Jabar.

“Kereta cepat apa masih layak? Apa masih diperlukan oleh Jabar? Di Komisi VI masih tarik ulur, kemarin redup lalu muncul,” ujarnya dalam pertemuan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/2/2017).

Deddy mengatakan, KCIC penting terutama untuk mendukung Bandung Smart City. Selain itu, dengan adanya KCIC bisa menjadi konektivitas penghubung dengan jalur transportasi darat lainnya.

Seperti diketahui di Jabar saat ini tengah membangun tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), dan rencana pembangunan tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas). “Mungkin membantu (konektivitas di Jabar), pasti bantu. Mengenai untung tidaknya (bagi warga Jabar), wallahualam” ujar Deddy.

Bandung dan Jabar, kata Deddy, merupakan wilayah penyangga ibu kota. Oleh karena itu, kereta cepat menjadi hal penting untuk sarana transportasi.

Selain itu, kereta cepat bisa menjadi alat transportasi yang menghubungkan Bandung dengan Jabodetabek ditambah secara parsial, Jabar pun akan membangun delapan ruas LRT. Persoalan pembangunan kereta cepat, kata Deddy, hanya tinggal menuntaskan persoalan tata ruangnya.

Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal tidak memungkiri jika pengtisaha memang membutuhkan transportasi yang cepat dan teijangkau.

“Kami setuju dengan kereta cepat, tapi kenapa teknologinya dari Tiongkok. Berdasarkan informasi, kereta cepat buatan Tiongkok ini sudah terjadi 9 kecelakaan. Hal ini karena keretanya pabrikan. Sementara, nanti yang diangkut kereta cepat itu bisa ribuan orang,” tuturnya.

Pihaknya hanya bisa memberikan usulan agar ada pergantian teknologi kereta cepat. Dia berharap teknologi Jepang atau Eropa yang diterapkan untuk kereta cepat tersebut. (Novianti Nuralliah)***
photo caption: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar betukar cendera mata dengan anggota Komisi IV DPR Adang Daradjatun yang bersama rombongannya mengadakan kunjungan kerja untuk membahas geliat ekonomi Gedung Sate, Selasa (28/2/2017).*