Published On: Tue, Feb 28th, 2017

DPRD Pertanyakan Kesiapan UNBK SMP

BERITABENAR-DPRD Kota Pekanbaru, mempertanyakan persiapan penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswaSMPdi wilayah setempat yang dilaksanakan April mendalang. “Minimal persiapan UNBK itu satu tahun sebelumnya sudah dilakukan termasuk teknis seperti jaringan dan perangkatnya agar berjalan maksimal,” kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Nofrizal di Pekanbaru, Senin (27/2).

Nofrizal menilai pelaksanaan ujian nasional daring tingkat SMP 2017 perlu perbaikan dan persiapan yang mendasar mengingat akan berpengaruh kepada hasil atau nilai siswa sebagai pegangan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi. “Tahun lalu UNBK tingkat SMP kalau tidak salah baru satu yang ikut ujicoba,” terangnya.

Artinya itu belum matang, karena dari pengalaman itu terlihat masih perlu banyak perbaikan sangat mendasar. Bahkan para orangtua yang anaknya kala itu ikut program tersebut mengeluhkan nilai perolehan siswa anjlok. “Jadi jangan sampai UNBK dilakukan serta merta tanpa persiapan,” ucap Nofrizal.

Ia menilai kekurangan yang meski di benalu Disdik Pekanbaru adalah persiapan belajar dan yang paling penting juga persiapan mental. Nofrizal menyarankan jika UNBK tingkat SMP dilakukan April 2017 ini, seharusnya sudah ada beberapa taliapan yang diujikan mulai dari pengenalan, uji coba, dan perbandingan hasil sementara dari apa yang sudah dilakukan.
“Kita harus pikirkan, jangan dianggap mereka semua bisa komputer, belum tentu, karena mungkin ada orang-tuanya tidak mampu atau segala macamnya, maka perlu uji coba tersebut,” tutur politisi PAN tersebut.

Ia menambahkan meski pelaksanaan UNBK ini merupakan kebijakan pemerintah pusat, tetapi menurut Nofrizal tetap berharap ada perhatian serius dari pemerintah itu sendiri, khususnya Disdik, terutama dalam segi anggaran persiapan bagi kelengkapan prasarana sekolah penyelenggara. “Jadi persiapan harus matang, termasuk juga berapa besar bantuan pusat untuk perlengkapan komputer, termasuk juga Pemprov dan Pemko harus ada juga persiapan anggarannya, jangan sampai nanti kebijakan pemerintah ini justru dinilai tidak melihat kondisi masyarakat,” kalanya.

Apalagi disebulkan Nofrizal, dari informasi beberapa kepala sekolah, guru dan orang tua murid, mereka cemas kalau-kalau nanti mereka melaksanakan UNBK nilai siswa jatuh, dan sekolah tidak diminati lagi oleh siswa, sehingga mereka juga binggung untuk membuat formulasi me-minimalisir hal tersebut.

Sementara itu ditanyakan terkait kebijakan beberapa SMP akan menumpangkan siswanya ke SMA atau SMK yang memiliki fasilitas memadai untuk menggelar UNBK, Nofrizal menilai kebijakan tersebut akan menambah beban mental siswa itu sendiri.

Sebelumnya diberitakan dari 30SMPdi Kota Pekanbaruyang ditargetkan melaksanakan UNBK, lianya empat sekolah yang siap. Sementara 26 sekolah harus menumpang di SM A dan SMK yang tahun lalu sudah menyelenggarakan UN DaringAdapun sekolah yang siap SMP 1, Jalan Sultan Syarif Qasim, Cendana, Jalan Lembah Damai, Rumbai Pesisir, Babus-salam, Jalan Raya PBR BKN, Rintis dan SMP Dharma Yudha, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru.

(Ant)