Published On: Tue, Mar 29th, 2016

Gagal Kurangi Macet, Jalur 3 in 1 Dihapus Ahok Bulan Depan!

113315_620

Program Jalur 3 in 1 yang dirancang oleh Sutiyoso saat menjabat sebagai DKI 1 akan dihapus oleh Ahok bulan depan. Menurut Ahok, program tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam mengurangi intensitas kemacetan di Jakarta. Bahkan program tersebut justru menjadi lahan bisnis baru bagi para Joki 3 in 1.

Selain gagal mengurangi kemacetan Ibu Kota, program ini diberhentikan karena mencuatnya kasus eksploitasi balita akhir-akhir ini. Banyak kabar yang beredar jika para Joki 3 in 1 tersebut tidak segan-segan memanfaatkan balita untuk mendapatkan pelanggan. Agar tidak rewel, para Joki tersebut bahkan tega memberikan obat penenang dosis tinggi kepada balita tersebut.

“Saya ingin dihapus sekarang. Enggak ada efek apa-apa juga. Orang bawa anak bayi dihitung, biar enggak nangis dikasih obat. Zat yang diberikan berbahaya. Mending lebih macet tapi lebih selamatin anak-anak itu dong,” ungkap Ahok seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Metrotvnews (29/3/2016).

Untuk menggantikan program 3 in 1 tersebut, Ahok akan memanggil Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta untuk membahas program baru pengganti 3 in 1. Ahok rencananya akan mengganti program tersebut dengan sistem jalan berbayar atau yang lebih dikenal dengan Electronic Road Pricing (ERP). Ahok juga berharap jika program ERP tersebut dapat mulai diimplementasikan di DKI Jakarta pada bulan April 2016 mendatang.