Published On: Wed, Feb 22nd, 2017

Garut Gelar Pentas Seni Budaya

BERITABENAR-Gebyar budaya akan digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-204 Garut mulai Rabu (22/2/2017) hingga Minggu (26/2/2017). Masyarakat, termasuk wisatawan, bisa melihat banyak pertunjukan seni budaya di Garut, mulai dari pencak silat, reog, kacapi lawak, dan musik gambus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Budi Gan Gan mengatakan, sebanyak 22 seni budaya khas Kabupaten Garut akan ditampilkan pada gebyar budaya hari pertama, Rabu (22/2/2017).

Selain itu, seni budaya dari lima kabupaten/ kota di Jawa Barat dan lima provinsi di Indonesia juga akan memeriahkan acara yang digelar di Alun-alun Garut tersebut.

Tak hanya masyarakat, sejumlah duta besar juga diundang untuk menyaksikan Gebyar Budaya Garut 2017. “Akan ada dubes dari Australia, Amerika Serikat, India, Vietnam, dan Jerman,” kata Budi kepada “PR”, Selasa (21/2/2017).

Para duta besar diundang supaya mengetahui kekayaan seni budaya Kabupaten Garut sehingga diharapkan seni budaya Garut diketahui masyarakat luas.

Kaiya seni khas Kabupaten Garut yang lain juga akan disajikan, seperti batik garutan. Pameran batik garutan akan berlangsung pada Kamis (23/2/2017). Tak ketinggalan, salah satu potensi Kabupaten Garut yang membanggakan yakni kopi akan dipamerkan lewat Festival Kopi, Minggu (26/2/2017).

Masyarakat juga bisa melihat banyak produk industri kreatif di stan-stan yang berdiri di Alun-alun Garut, begitu juga festival kopi dan pameran batik.

Kemeriahan peringatan Hari Jadi Garut sesungguhnya tak berhenti pada Februari 2017. Maret 2017, masih ada sejumlah acara yang akan digelar pada setiap akhir pekan. Salah satunya, gelaran mainan tradisional anak-anak di Lapangan Ranca-bango pada 22-23 Maret 2017.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut telah mempromosikan acara gebyar budaya agar diketahui masyarakat, di antaranya lewat media sosial, baliho, radio, dan televisi. Budi yakin, gebyar budaya dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Garut. Ia pun memerkirakan
100.000 orang dari Kabupaten Garut dan luar Kabupaten Garut akan memadati alun-alun untuk melihat gebyar budaya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman juga berharap, gebyar budaya dapat berkontribusi bagi peningkatan kunjungan wisata di Garut. Selain itu, gebyar budaya juga dapat mempromosikan dan mengembangkan semua potensi sumberdaya yang ada di Kabupaten Garut.

Kemudian pada Jumat (24/2/2017), masyarakat bisa melihat aksi 150 pemotong rambut asal Garut di Alun-alun Garut. Para pemotong rambut ini sengaja pulang kampung ke Garut dari tempat mereka bekerja di perkotaan untuk memeriahkan gebyar budaya. Acara yang tak kalah ramai pada Sabtu (25/2/2017) akan digelar parade mobil hias. Acara serupa pernah dilaksanakan pada Hari Jadi Garut tahun lalu.

Sebelumnya, sudah banyak acara yang digelar untuk memeringati Hari Jadi Ke-204 Garut. Di antaranya seni ketangkasan domba garut yang dilaksanakan pada Minggu (12/2/2017).