Published On: Wed, Mar 16th, 2016

Hampir Punah, Pohon Durian Asli Banyumas Tinggal Dua Pohon

yohanes chandra ekajaya

Buah Durian yang banyak digemari masarakat Indonesia tampaknya harus berbesar hati jika buah berduri itu punah di Indonesia. Hal itu terbukti dari durian varietas asli Banyumas yang kini hanya tersisa dua pohon yang ada di Indonesia.

“Durian asli Banyumas ini memang mirip dengan kusan, untuk umurnya saja sudah mencapai 125 tahun,” ujar Mulyono Harsosuwito Putra selaku Ketua Institut Studi Pedesaan dan Kawasan Banyumas.

Buah Durian asli asal Banyumas ini diklaim sebagai buah durian yang berbeda jika dibandingkan dengan durian pada umumnya. Durian Banyumas ini sering disebut buah Durian Kusan yang memiliki bentuk yang mirip dengan stroberi dengan daging buahnya yang berwarna kuning dengan rasanya yang sangat manis.

Dari banyaknya pohon durian yang berdiri di sekitar wilayah Banyumas, salah satu warga mengungkapkan bahwa dari pendataan setahun ini yang dia lakukan menyatakan bahwa varietas Buah Durian Kusan inilah yang memiliki jumlah pohon paling sedikit.

Tapi, selain Kusan, Banyumas juga memiliki beberapa varietas durian lainnya yaitu Durian Kromo, Susu, Podang, Emprit, dan ratusan varietas lainnya yang belum punya nama.

Menariknya, buah durian di daerah Banyumas ini dinamai sesuai dengan nama pemiliknya.

“Biasanya namanya diambil dari nama si pemiliki Durian, contohnya pak Kusrin. Jadi nama Durian disebut Durian Kusrin,”ungkap Mul salah satu warga Banyumas.

Bahkan pada zaman dulu, durian diklaim sebagai penanda status sosial. Untuk menikmati rasa buah durian tidak bisa dimakan semua orang seperti sekarang ini. Pemilik pohon durian juga biasanya hanya dimiliki tuan tanah kaya atau golongan orang ningrat di desa Banyumas. Itulah alasan mengapa durian varietas lokal Banyumas hanya ada di tanah-tanah milik orang kaya.

Agar buah Durian Kusan ini tidak punah, maka ada salah seorang pemuda bernama Tio yang sedang berusaha membudidayakannya dengan cara mencangkoknya.