Published On: Thu, May 26th, 2016

Hukuman Kebiri Sudah Diatur Presiden, Ini Dampak Mengerikan Bagi Tersangkanya!

20151022_065949_harianterbit_KEBIRI-ilustrasi-720x373

Tepat pada hari ini (26/5/2016), Presiden Republik Indonesia Jokowidodo resmi mendatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Keputusan kali ini merupakan tindak lanjut dari maraknya kasus kejahatan seksual yang korbannya mayoritas anak-anak.

Perppu yang resmi disahkan hari ini mengatur hukuman yang setimpal terhadap para predaktor seksual anak dibawah unur. Dalam Perppu tersebut, dipastikan jika para tersangka akan mendapatkan hukuman yang sangat berat yakni Kebiri. Lalu apa dampaknya hukuman tersebut terhadap para pelaku kejahatan?

Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Tribunnews (26/5/2016), bagi para predator seksual anak, akan diberi hukuman Kebiri dengan cara memberikan pil maupun hormon bernama anti-androgen. Hormon tersebut merupakan hormon anti laki-laki. Efek yang ditimbulkan pun cukup mengerikan seperti penuaan diri pada tubuh, mengurangi kepadata tulang, mengurangi masa otot, dan meningkatkna resiko penyakit jantung dan pembulu darah.

Wimpie Pangkahila selaku Ketua Bagian Andrologi dan Seksologi Fakultas Universitas Udayana, Denpasar membenarkan dampak hukuman kebiri tersebut. Selain deretan dampak negatif yang telah disebutkan diatas, menurutnya hukuman kebiri dapat menimbulkan efek hilangnya fungsi seksual para tersangkanya.

Seperti yang kita ketahui, saat ini kejahatan seksual terhadap anak sangat marak di Indonesia. Kasus tersebut mulai mencuat ketika masyarakat digegerkan dengan pemerkosaan sekaligus pembunuhan Yuyun.