Published On: Tue, Oct 4th, 2016

Ini Alasan Driver Seruduk Markas Go-Jek!

Johanes Chandra Ekajaya

Markas Go-Jek yang berada di kawasan, Kemang, Jakarta Selatan sempat disesaki para driver pada hari Senin (3/10/2016) kemarin. Driver Go-Jek yang jumlahnya hingga ratusan tersebut menuntut pihak manajemen untuk menghapus sistem aturan peforma. Menurut mereka, sistem tersebut sangat merugikan para driver.

Salah satu driver Go-Jek yang ikut demo tersebut menjelaskan jika sistem tersebut membuat mereka kehilangan uang tambahan. Sebab, jika order dari pelanggan tidak terpenuhi, poin mereka otomatis akan berkurang. Jika poin berkurang, tentu saja mereka akan kekhilangan bonus tambahan yang notabene seringkali digunakan untuk mencukupi biaya sehari-hari seperti salah satunya adalah untuk biaya servis motor.

Tidak hanya itu saja, menurut driver berumur 29 tahun tersebut saat ini ia sudah tidak mendapatkan asuransi kesehatan lagi. Oleh karena itu, ia menganggap jika pihak manajemen saat ini sudah tidak memperhatikan para driver dari hal kecil seperti finansial dan juga kebutuhan-kebutuhan yang lainnya.

“Kita udah enggak dikasih asuransi, dulu pertama-tama ada. Sekarang tabrakan saja enggak diurusin sama pihak perusahaan. Kita ini kaya sapi perah saja, masuk enggak masuk terserah pengemudi saja. Kalau bonus mau dihapus silakan, tapi gaji naikin lah, sesuaikan,” ungkapnya seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Merdeka (4/10/2016).

Menanggapi pernyataan para driver, pihak manajemen mengaku jika saat ini Go-Jek sangat berfokus terhadap tiga aspek utama yakni kesejahteraan mitra, kepuasan pelanggan dan juga kelanjutan bisnis. Kebijakan sistem kali ini memang dibuat untuk memperhatikan ketiga unsur utama tersebut. Tidak bisa dipungkiri, saat ini pihak Go-Jek seringkali menerima keluhan dari para pelanggan yang seringkali ordernya tidak diselesaikan.