Published On: Wed, Mar 30th, 2016

Jalur 3 In 1 Dirombak Menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas

ktl

Sebuah gebrakan baru kembali dijalankan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang kerap disapa Ahok ini berani menghapuskan sistem jalur 3 in 1 yang sebelumnya dibangun oleh Sutiyoso berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 4104 tahun 2003.

Sistem 3 in 1 saat ini sudah dianggap tidak efektif lagi mengurai kemacetan yang ada di Jakarta. Nantinya kawasan 3 in 1 tersebut akan dirubah sistemnya menjadi kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) sesuai dengan masukan dari Dirjen Lalu Lintas.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Andri Yansyah selaku kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Menurutnya keputusan tersebut merupakan hasil dari sebuah pertemuan langsung antara pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta dengan Dirjen Lalu Lintas pada tanggal 28 Maret 2016 silam. Selain keputusan tersebut, nantinya sistem baru ini akan mula dijalankan pada tanggal 5 April 2016.

Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Liputan 6 (30/3/2016), uji coba penghapusan sistem 3 in 1 tersebut akan dilindungi langsung oleh Surat Kepala Dinas perhubungan DKI Jakarta. Nantinya program ini juga akan langsung disosialisasikan kepada masyarakat.

Selain tidak mengurai kemacetan, sistem 3 in 1 juga menimbulkan masalah baru yakni kasus eksploitasi anak yang akhir-akhir ini terus mencuat. Para Joki 3 in 1 sering kali memanfaatkan anak dibawah umur demi mendapatkan pelanggan. Agar tidak rewel, para Joki 3 in 1 tersebut bahkan tidak segan memberi anak-anak tersebut obat penenang berdosis tinggi.

(fjr)