Published On: Wed, Apr 6th, 2016

Jaringan Narkotika Internasional berhasil Dibekuk Kepolisian Cirebon

potretnewscom_znw9q_4014

Jaringan Narkotika Internasional berhasil diungkap oleh Kepolisian Cirebon, Jawa Barat. Dalam operasi penyelidikan yang dilakukan selama dua bulan oleh Kepolisian akhirnya membuahkan hasil yang maksimal.

“Sindikat Internasional terungkap berdasarkan dari penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus Narkotics Investigation Center Subdit I dan IV,” kata Badrudin Haiti selaku Kapolri Jendral Polisi, seperti yang Berita Benar lansir dari republika, Rabu (06 April 2016).

Badrudin menjelaskan dalam masa penyelidikan itu Tim Khusus Narkotics Investigation Center sudah mendeteksi adanya sindikat tersebut yang akan melakukan pengiriman Narkotika berjenis Sabu dan Ectasy dalam jumlah yang sangat besar. Pengiriman barang terlarang itu disinyalir akan dilakukan melalui jalur laut yaitu dengan menggunakan kapal laut dari Malaysia ke Indonesia melalui Selat Panjang menuju Pelabuhan Cirebon.

Setelah itu, tim gabungan yang berada dibawah pimpinan Dony Setiawan selaku Kepala Tim NIC AKBP melakukan monitoring terhadap pergerakan dari sindikat itu mulai dari Selat Panjang menuju Cirebon.

“Tepatnya pada hari Rabu, 16 Maret 2016 sekitar pukul 17.45 WIB tim NIC AKBP berhasil menangkap dua tersangka atas nama Muhammad Rizki da Fajar Priyo Susilo, yang sedang membawa 15 kilogram sabu dan 20 ribu butir ecstasy di rest area Tol Cipali arah Jakarta KM 117,” ungkapnya.

Tak berhenti disitu, setelah penangkapan yang dilakukan sore itu, tim gabungan langsung bergerak melakukan penggeledahan ke perumahan Bumi Citera Lestari Blok A No. 2 Jl. Jendral Sudirman Kota Cirebon dan menemukan beberapa barang bukti.

“Dari barang bukti yang disita, tim NIC AKBP mengamankan sabu sebanyak 40 kilogram, ecstacy 180 ribu butir, 1 unit Kapal Bahari 1 milik Inti Galangan Samudra, satu paket sabu dan alat hisap,” tambahnya.

Tim Gabungan menangkap sembilan tersangka yang bersangkutan, diantaranya yakni Muhammad Rizki (30), Fajar Priyo Susilo (25), Ricy Gunawan (34), Jusman (52), Sugianto alias Achi (29), Hedri Unan (28), Gunwan Aminah (60), Anciong alias Karun (40) dan Yanto alias Abeng (36).