Published On: Mon, Oct 31st, 2016

Jelang Pilkada 2017, Brimob Dipastikan Berstatus Siaga 1!

Johanes Chandra Ekajaya

Surat peringatan Siaga I yang belum lama beredar di dunia maya ternyata benar adanya. Surat yang dikeluarkan oleh Korps Brimob Mabes Polri tersebut bertujuan untuk internal jajaran Brimob saja. Konfirmasi mengenai kebenaran tersebut disampaikan langsung oleh Irjen Boy Rafli Amar selaku Kadiv Humas Polri.

Dalam sebuah wawancara di Polda Metro Jaya, Boy Rafli mengatakan jika surat tersebut ditujukan untuk internal Brimob saja. Sebab, Dankakor Irjen Murad Ismail sendiri saat ini sedang berada berada di luar negeri. Menurutnya, untuk menyasar ke daerah-daerah, personel Brimob yang dibutuhkan bahkan sampai ribuan orang.

“Bagi Brimob karena jumlahnya terbatas sementara dalam pilkada ini membutuhkan kebutuhan yang sangat besar, terutama adalah permintaan BKO dari para kapolda-kapolda ke daerah,” seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Merdeka (31/10/2016).

Berdasarkan hal tersebut, maka penundaan hak cuti dan libur bagi para personel Brimob dicabut. Setiap anggota Brimob dilarang untuk mengambil izin kecuali ada persetujuan dan keadaan yang sangat mendesak. Surat edaran dengan nomor B/ND-35/2016/Korbrimob yang rilis pada tanggal 28 Oktober 2016 tersebut menjadi viral di internet. Banyak yang menyangka jika surat tersebut berkaitan dengan aksi demo 4 November yang akan berlangsung di Jakarta. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Brigjen Anang Revandoko selaku Wakil Komandan Korps Brimob.