Published On: Mon, Apr 18th, 2016

Jenis Baru, Rokok Gorila Diamankan Polda Sulut!

026560400_1457938598-industri_rokok

Polda Sulut terus melakukan operasi pemusnahan penyalahgunaan barang terlarang, Narkoba. Dalam operasinya kali ini, Polda mendapati tiga warga yang menggunakan narkoba. Tapi sayangnya, narkoba yang mereka gunakan tidak termasuk ke dalam data narkoba yang dilarang digunakan di Indonesia.

Dua laki-laki dan satu perempuan yang kedapatan menghisap rokok itu disebut-sebut menggunakan narkoba jenis baru. Narkoba itu disebut sebagai rokok gorila.

“Yang digunakannya tembakau jenis gorila. Tapi, itu belum masuk ke dalam Undang-undang karena merupakan jenis baru,” ungkap Jhon Thenu, seperti Berita Benar lansir dari Liputan6, Senin (18 April 2016).

Polisi mengaku awal penemuannya ini diduga merupakan rokok yang berbentuk ganja, tapi pihak Kepolisian penasaran dan ketiganya langsung digiring ke BNNP untuk pemeriksaan lebih lanjut dan direhabilitasi.

“Ini hampir mirip dengan lem ehabond, tapi belum masuk data di UU, ini tetap berbahaya. Perlu direhabilitasi. Kini, ketiganya sedang ditangani di BNN untuk assement,” ujar Jhon.

Setelah penemuan ini, maka rokok gorila ini sudah dimasukkan ke daftar narkoba jenis baru. Banyak dari mereka yang menghisap rokok ini sebagai obat penenang. Rokok tersebut mengandung zat berjenis cannabinoid sintetis yang berefek halusinasi, cannabinoid, dan beracun.