Published On: Wed, Mar 1st, 2017

Jokowi: Politik Sudah Dingin

BERITABENAR-PRESIDEN Jokowi mengakui jika munculnya aksi 411 dan 212 akhir tahun lalu, bikin situasi perpolitik Tanah Air menghangat. Tapi sekarang, keadaan sudah kembali kondusif dan terkendali. Karena itu Jokowi berani menegaskan perpolitikan saat ini sudah kembali dingin.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pidato sosialisasi tax amnesty tahap akhir di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, kemarin. Tampak hadir menemani Presiden antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Seskab Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno.

Jaksa Agung M Prasetyo. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengawali pidato dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pemerintah dalam kebijakan pengampunan pajak. Kebijakan pengampunan pajak ini akan berakhir pada 31 Maret mendatang. Nah, kepada yang belum berpartisipasi Jokowi mengingatkan masih ada waktu selama sebulan lagi.

Jika tidak ikut juga, siap-siap saja. Kemenkeu saat ini tengah menyusun peraturan bagi wajib pajak yang gak ikut tax amnesty. Jokowi juga mengingatkan akan ada sistem pertukaran data otomatis yang menjadi komitmen dunia tersebut.

“Artinya apa? Nanti di 2018, siapa pun tidak bisa lagi menyembunyikan hartanya di dalam maupun luar negeri. Tidak bisa lagi menghindari pajak. Ini sudah tanda tangan semua negara. Saran saya hanya satu, ikut tax amnesty bagi yang belum,” kata Jokowi.

Jokowi juga menjelaskan bahwa pajak adalah salah satu instrumen pemerintah dalam mengupayakan pemerataan ekonomi dan menghadirkan keadilan sosial. Negara butuh partisipasi wajib pajak untuk dapat terus membiayai pembangunan, antara lain pembangunan infrastruktur. Soal ini, Jokowi mengaku dalam berbagai lawatan kenegaraannya selalu mengajak pengusaha untuk berinvestasi di Tanah Air.

Salah satu contoh terdekat saat berkunjung ke Australia akhir pekan kemarin. Kata dia. saat kunjungan itu sejumlah investor meragukan keamanan Indonesia. Gegaranya munculnya demostrasi besar-besaran pada November dan Desember tahun lalu. Kepada mereka, Jokowi bilang, agar tak khawatir karena demonstrasi dalam jumlah besar sekalipun mampu ditangani dengan baik oleh TNI dan Polri.

“Katanya yang (demo) November Desember demo kemarin kan 7 juta. Ya nyatanya bisa dikendalikan kok. Enggak ada masalah,” kata Jokowi.
Jokowi pun telah meyakinkan kepada para investor bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat beberapa waktu lalu tak berdampak apa-apa terhadap iklim investasi di Indonesia. Aksi demonstrasi, kata Jokowi, telah berlangsung aman dan damai. Dia juga memastikan peristiwa aksi demonstrasi kemarin telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat dewasa dalam berunjuk rasa.

“Dengan itu pula kita akan jadi negara yang tahan uji. Jangan malah pada ketakutan yang di dalam negeri dan tidak berani invest. Keliru besar,” katanya.

“Saya sampaikan kepada investor.Demonya juga damai, Baik, Dan dengan itulah kita ingin tunjukkan politik di Indonesia kita sudah dewasa, sudah matang dalam politik. Saya balik gitu biar enggak pada takut. Dengan itu pula kita akan jadi negara yang tahan uji,” sambungnya.

Maka tak ada alasan lagi sesungguhnya bagi investor untuk takut berbisnis dengan Indonesia. Indonesia sudah membuktikan kedewasaannya dalam berpolitik demokratis.

“Siapa pun investor yang bertanya, saya sampaikan, itulah yang menjadikan kita tahan banting, tahan uji, situasi-situasi seperti itu,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan. Kini situasi politik dan keamanan di Indonesia sudah lebih baik ketimbang beberapa bulan kemarin. “Sekarang sudah dingin, nggak ada masalah. Seterusnya nggak ada masalah,” pungkasnya.