Published On: Mon, Mar 6th, 2017

Bulan Juni PAN Akan Survei Calon Pilkada 2018

BERITABENAR-Pilkada 2018 yang akan dilangsungkan tahun depan membuat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, H Eddy Suparno SH MH memastikan pada Juni 2017 PAN akan melakukan survei untuk mencari calon bupati/wabup dan juga calon gubernur/wagub untuk Pilkada serentak 2018, termasuk Pilkada Kuningan. Kepastian tersebut disampaikan Eddy saat dirinya berada di Sekretariat DPD PAN Kuningan usai blusukan ke sejumlah titik akhir pekan kemarin.

“Kita akan mencari kader atau calon yang unggul berdasarkan hasil survei. Tentunya yang bersangkutan memiliki kriteria sama dengan apa yang menjadi platform partai. Ini proses (survei, red) yang akan kita laksanakan di DPP terhitung nanti bulan Juni 2017 setelah Ramadhan,” kata Eddy saat diwawancarai para awak media.

Dijelaskan, DPP PAN akan memulai proses tersebut dengan membentuk tim Pilkada pusat yang kemudian akan diturunkan menjadi tim Pilkada daerah dan wilayah. Pengurus PAN di daerah akan menyampaikan kepada wilayah siapa saja kader atau calon yang akan diusulkan berdasarkan kriteria yang sudah disepakati oleh PAN dan berdasarkan hasil kajian akademis dalam bentuk survei.

“Saya pikir semua berpotensi, kita buka opsinya, yang penting surveinya bagus. Jadi, siapapun yang sekarang ingin berpartisipasi di Pilkada, rajin-rajinlah turun ke bawah, biar masyarakat juga kenal, biar masyarakat juga tahu bahwa yang bersungkutan ini memiliki kemampuan untuk berbakti kepada masyarakat. Yang penting, siapapun yang akan menjadi bupati atau calon bupati, sudah harus selesai urusan dunia. Fokusnya hanya kepada pengabdian kepada masyarakat,” jelas Eddy.

Menurutnya, dalam Pilkada itu hanya ada 2 opsi, yakni kalah dan menang. Ia tidak menginginkan pilihan hampir menang, apalagi kalah dalam Pilkada karena kemenangan tersebut mutlak di semua parpol yang ada, untuk memiliki kepala daerah.

“Dengan kita memiliki kepala daerah, itu akan memudahkan jalannya nanti untuk maju di legislatif. Apalagi pertarungan di 2019 nanti menjadi pertarungan berat. Kalau kita punya kader yang jadi kepala daerah di sini, maka akan lebih memudahkan kita untuk bertarung di 2019. Modal dan kebijakannya itu harus sudah cukup kuat,” tegas Eddy.

Menanggapi adanya wacana koalisi Islam yang kini sedang dijajaki di Kuningan, yakni PAN, PKS dan PPP, Eddy mengatakan koalisi merupakan pemikiran yang baik, namun harus dilakukan berdasarkan kajian di mana koalisi itu bisa mengajukan pasangan calon unggulan. Ia sangat tidak berharap dengan adanya koalisi Islam nanti, ternyata pasangan calon bupati/wabup yang diusung bersama bukanlah calon unggulan karena hasil surveinya rendah.

Ditempatyangsama, Ketua DPD PAN H Udin Kusnaedi SE MSi mengungkapkan, untuk Pilkada 2018 nanti, dengan nada penuh kehati-hatian, ia mengatakan secara pribadi seperti yang sudah disampaikan Eddy Suparno, dalam Pilkada nanti jangan melakukan hal yang konyol. Karena target PAN Kuningan adalah kemenangan. Ia sendiri akan mundur dan mengurungkan niatnya maju di Pilkada 2018 jika memang survei yang akan dilakukan DPP nanti hasilnya rendah, (muh)