Published On: Thu, Mar 17th, 2016

Kereta Cepat Jakarta – Bandung Bisa Dinikmati Pertengahan Tahun 2019

yohanes chandra ekajaya

Rabu malam kemarin (16/3/2016), Hanggoro Budi Wirjawan Selaku Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan juga Hermanto Dwiatmoko selaku Dirjen Perkeretaapian menandatangani kesepakatan kerjasama tentang konsesi proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Dengan adanya perjanjian ini, dalam jangka waktu 50 tahun pemerintah Indonesia tidak memberikan jaminan dalam bentuk apapun untuk proyek ini. Menurut Jonan, setelah melewati batas waktu tersebut selurut aset yang dimiliki oleh PT KCIC langsung diambil alih oleh negara melaui Direktorat Jendral Perkeretaapian. Ia juga menargetkan jika kereta cepat tersebut akan mulai beroprasi pada tanggal 30 Mei 2019 mendatang.

“Artinya 50 tahun lagi, negara akan memiliki KA cepat tanpa APBN sama sekali alias gratis,” ungkap Ignasius Jonan seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Liputan 6 (17/3/2016).

Selain lahirnya perjanjian tersebut, ia juga menyatakan jika nilai dari proyek ini juga menyusut dari yang semula USD 5,5 miliar menjadi USD 5,1 miliar. Dengan begitu, pemerintah bisa menghemat anggaran USD 400 juta dari proyek ini.

Di awal tahun kemarin tepatnya tanggal 21 Januari 2016, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah melakukan pemancangan tiang perdana (Groundbreaking) untuk proyek kereta cepat ini. Prosesi Groundbreaking saat ini dilaksanakan di perkebunan teh milik PTPN VII (Persero) tepatnya di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

(fjr)