Published On: Mon, Apr 11th, 2016

Ketua MPR Beri Pesan Khusus Untuk Densus 88 Terkait Kematian Siyono

riaugreen_Tahun-2016-Ini-Ketua-MPR-RI-Berharap-DPR-RI-Tidak-Lagi-Membuat-Kegaduhan-Politik

Terkait kematian terduga teroris Siyono, Zulkifli Hasan selaku ketua MPR Republik Indonesia memiliki wejangan tersendiri khusus untuk Densus 88 Anti Teror. Dalam pesan tersebut, pria berumur 53 tahun itu menyatakan jika seharusnya Densus 88 tidak boleh melakukan tindakan seenaknya terhadap Siyono. Apalagi statusnya yang masih belum dinyatakan bersalah.

Menurutnya, Densus 88 Anti Teror memang tidak boleh pandang bulu terhadap tindakan kejahatan terorisme. Namun ia berharap instansi penegak hukum tersebut masih memiliki jiwa perikemanusiaan, perikeadilan dan juga Pancasila. Apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi yang harus taat dengan hukum.

Walaupun begitu, dengan tegas Zulkifli Hasan menolak aksi terorisme di Indonesia. Apa yang disampaikannya kali ini demi kebaikan Polisi agar instansi tersebut tidak tercoreng namanya hanya karena segelintir orang. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Detik (11/4/2016).

Untuk mengusut misteri kematian Siyono, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dari Mabes Polri mengadakan pemeriksaan terhadap tujuh orang anggota Densus 88 Anti Teror. Menurut Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Densus 88 memang sudah melanggar prosedur penangkapan dimana Siyono tidak diborgol saat diamankan.

Menurut keterangan Polri, Siyono sendiri tewas karena mengalami kelelahan saat melawat petugas Densus 88. Namun pernyataan dari Polri ini masih diragukan oleh beberapa pihak. Sebab saat dilakukan autopsi ulang, Komnas HAM menemukan berbagai lyka bekas benda tumpul di beberapa bagian tubuh dari Siyono. Temuan-temuan yang didapatkan Komnas HAM tersebut nantinya akan disinkronisasikan dengan hasil penyelidikan Polri.