Published On: Thu, Feb 4th, 2016

Kini Naik Kereta Api Dikenakan Biaya Barang Bawaan!

Pintu masuk Stasiun Yogyakarta kini terlihat ada yang berbeda. Tepat didepan pintu masuk penumpang terdapat sebuah timbangan yang akan dijadikan sebagai timbangan barang bawaaan penumpang yang dibawanya.

Tepat hari ini, Senin 1 Februari 2016 Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memberlakukan bea pada penumpang kereta yang membawa banyak barang. Pemberlakuan tarif barang ini akan berlangsung serentak disemua stasiun kereta api. Sebalum penumpang menaiki kereta, penumpang wajib menimbang barang bawaannya di alat penimbang yang sudah disiapkan oelh petugas KAI.

Tarif ini tidak berlaku bagi penumpang yang hanya membawa barang bawaan di bawah 20 Kg atau bervolume 100 desimeter persegi. Bila melebihi aturan, penumpang wajib membayar tarif.

Eko Budiyanto selaku Humas DAOP VI Yogyakarta menyatakan untuk tarif barang yang akan dibelakukan akan disesuaikan dengan kereta yang akan digunakan para penumpang. Untuk kelas Ekonomi, tarif tambahan barang yaitu Rp2 ribu per kg. Sementara bisnis Rp6 ribu per kg dan Eksekutif Rp10 ribu per kg.

“Jika penumpang membawa beban 25 kg di kereta eksekutif, maka akan dikenakan bea 5 kilogram kali Rp10 ribu menjadi Rp50 ribu,” jelas Eko saat ditemui di kantor Humas DAOP VI Yogyakarta, Senin (1 Januari 2016).

Sebenarnya aturan ini sudah mulai dibelakukan sejak 20 Desember 2015. Pemberlakuan tarif itu bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Sebab, ungkapnya, banyak penumpang yang membawa barang berlebih. Kondisi itu mengakibatkan penumpang lain tak nyaman.

“Setiap kereta memiliki batasan maksimal untuk membawa berat beban bawaaan. Bagi penumpang yang membawabarang bawaan lebih dari 40 kg maka dihimbau unutk menggunakan jasa ekspedisi barang di sekitar kompleks kereta,” jelasnya.