Published On: Tue, Feb 21st, 2017

Koperasi Harus Melek Teknologi

BERITABENAR-Penggiat koperasi, mesti berbenah. IGni butuh adaptasi terhadap kemajuan teknologi sebagai prasyarat bisa terus bertahan di tanah air.

Strategi dan pola bisnis pengelolaan koperasi harus berubah. Tanpa perubahan pola pengembangan usaha, koperasi akan sulit untuk bersaing.
“Harus berubah, karena kini teknologi semakin canggih dan maju. Koperasi harus mengikuti tren kemajuan teknologi,” Ucap Ketua Dewan Koperasi Nasional (Dekopin) Nurdin Halid, disela-sela Rakomas I Dekopin, di Karebosi, Senin, 20 Februari.

Dia menceritakan, koperasi merupakan salahsatupilar ekonomi negara ini. Selain bisnis untuk kesejahteraan, juga ada semangat gotong royong dan rasa kebersamaan yang tinggi dalam pengelolaan koperasi.

” Koperasi yang melek digital itu akan lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi” imbuhnya.

Menurutnya, zaman telah berubah. Suatu keharusan pengelolaan koperasi juga harus mengikuti tren zaman. Demikian halnya, denga in-san-insan koperasi harus paham peta perubahan zaman.

“Koperasi harus maju. Seiring perkembangan zaman. Pengelolanya juga demikian” tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, mengatakan koperasi merupakan salah variabel yang terlibat dalam pertumbuhan ekonomi.

” Di Sulsel ada 8 ribuan koperasi. Ini juga punya andil terhadap pertumbuhan ekonomi sulsel yang diangka tujuh persen,” bebernya.

Peran koperasi, tambahnya, itu tak bisa sanksikan. Apalagi mampu memberikan kontribusi real. Minimal ada ke-sejehteraan di antara para anggotanya.

“Pemerintah akan terus membackup, melakukan pengawalan terhadap koperasi yang ada agar senantiasa tumbuh dan berkembang,” sebutnya.

Menteri Koperasi dan UKM, Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, mengharapkan koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Evaluasi terhadap pengelolaan juga wajib dilakukan agar koperasi mampu beradaptasi.

“Untuk koperasi yang aktif. Itu akan terus dilakukan pembinaan. Koperasi sekarang kan juga sudah bisa menyalurkan dana KUR. Saya pikir koperasi akan semakin memiliki peran terhadap kesejahteraan,” ungkapnya. (mg22/arm)