Published On: Wed, Oct 7th, 2015

Lokasi Jatuhnya Pesawat Aviastar Terkenal Angker

Aviastar MV 7503 lepas landas Jumat pekan lalu dari Bandara Andi Djema, Luwu Utara, pukul 12.45 WITA. Pesawat mestinya menempuh perjalanan selama 70 menit dan dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pukul 15.39 WITA.

Namun pesawat itu hilang kontak dalam perjalanan. Pesawat membawa tiga kru dan tujuh penumpang. Ketiga kru pesawat, yakni Capt Iri Afriadi dengan Co Pilot Yudhistira serta teknisi bernama Soekris Winarto. Tujuh penumpang, yakni Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Riza Arman, Sakhi Arqam, M. Natsir, Afif (bayi 1 tahun), Raya Adawiah (balita 3 tahun).

Disinyalir pesawat itu jatuh. Tepat tanggal 6 Oktober 205, lokasi jatuhnya pesawat Aviastar MV 7503 bisa memperlambat proses evakuasi para korban karena kondisi topografi tidak memungkinkan untuk dilewati. Aminnudin selaku Koordinator Tim Gabungan Posko Induk Kabupaten Luwu, mengatakan bahwa tempat jatuhnya pesawat merupakan wilayah yang belum terjamah manusia, persisnya di area pegunungan terjal di Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan.

Segala upaya pun dilakukan untuk megevakuasi para korban. Proses evakuasi sepuluh jenazah yang dilakukan 6 Oktober 2015 dilakukan dengan menggunakan empat helikopter. Kesepuluh korban itu langsung dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan. Tim Disaster Victim Identification Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengaku mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi jenazah para korban.

Pesawat yang jatuh itu ditemukan dalam kondisi terbakar, jadi tak dipungkiri lagi korban didalamnya sudah hangus terbakar dan ini yang membuat tim disaster sulit identifikasi para korban. Pol Raden Harjuno selaku Kabid Dokter Kesehatan Polda Sulselbar Kombes mengatakan bahwa timnya membutuhkan waktu lama untuk mengidentifikasi korban dengan keadaan yang hangus terbakar seperti itu.

Dari 10 korban yang tercatat sebagi penumpang Aviastar, saat ini tim DVI Polda Sulselbar baru mengidentifikasi tiga orang sejak selasa 6 Oktober 2015.
Dari data yang telah diketahui, Ketiga korban yang berhasil diidentifikasi berdasarkan data primer dan sekundernya, yakni Nurul Fatimah (26) warga Jalan Sunu Il/3, Makassar. Korban kedua diketahui Rizal Arman (30), warga Jalan Jambu Putih, Kecamatan Koasia, Kendari, Sulawesi Tenggara. Korban jenazah ketiga diketahui atas nama Sukris Winarto (43) warga Jalan Merak nomor 6, Kelurahan Mandala, Kecamatan Mandala Kota, Biak, Papua.