Published On: Mon, Feb 27th, 2017

Masih Ada Keluarga Miskin di Jakpus

BERITABENAR-PENERIMA dana bantuan non tunai Program Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) bagi keluarga miskin yang merupakan program Kementrian Sosial di wilayah Jakarta Pusat menurun. Program itu diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) untuk wilayah Jakarta Pusat sebanyak . 21.273 keluarga. “Jumlah ini menurun dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya 23.637 KPM.

Ini artinya suatu indikator keberhasilan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Jakarta Pusat,” ungkap dia, beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, penerima KKS nantinya dapat mencairkan bantuan non tunai melalui e-Warong dan agen Bank.

Bagi penerima BNPT, nantinya akan mendapatkan beras sebanyak 10 kg seharga Rp 8.500, dan 2 kg gula pasir seharga Rp 12.500. Total yang diterima oleh penerima bantuan non tunai senilai Rp 110.000 per bulan/keluarga.

Walikota juga minta kepada seluruh aparat kecamatan dan kelurahan supaya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan BPNT di wilayahnya masing-masing dan terus melakukan verifikasi terhadap penerima bantuan sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan tepat guna.
“Saya minta aparat Kecamatan dan kelurahan agar melakukan pengawasan pelaksanaan BPNT,” tegas Mangara.

Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat Susan menambahkan, tahap pertama program BPNT diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mendapatkan KKS terlebih dahulu. “Tahap kedua akan diberikan kepada non PKH. Untuk launching tahap pertama diberikan kepada 842 Keluarga penerima se Kecamatan Senen penerima KPM yang sudah masuk program PKH,” tukas Susan. (rul)