Published On: Thu, Nov 19th, 2015

Menara Pemancar RRI Roboh, Listrik Warga Terpaksa Diputus!

Angin kencang yang disertai hujan lebat pada hari Rabu, 18 November 2015 mengakibatkan menara pemancar RRI yang berada di Kota Mataram ambruk.

Menara yang memiiki ketinggian hingga 40 meter itu patah dibeberapa tiang besi yang sudah keropos. Menara yang sudah berumur 52 tahun itu roboh menindihi beberapa kabel listik dan atap rumah dinas yang letaknya dekat dengan menara tersebut.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kejadian ini hanya mengakibatkan bangunan sekitar terkena reruntuhannya saja, terutama bangunan dinas dekat tower” ujar Jodi Purgito selaku Kepala LPP RRI Mataram.

Setelah kejadian ini Jodi lansung melaporkan ke pihak pusat melalui telepon maupun surel.

“Saya sudah menyampaikan musibah ini langsung ke Direktur Utama Teknologi dan Media Baru maupun Direktur SDM dan Umum yang berada di pusat,” pungkasnya.

Jodi meminta kantor pusat bisa segera mengirimkan tim teknis ke Mataram untuk melakukan perbaikan. Akibat dari kejadian ini, siaran Pro 3 LPP RRI Mataram tidak dapat beroperasi akibat menara roboh.

Selain itu beberapa upaya juga sudah dilakukan agar bisa mengamankan kabel-kabel yang melintang dekat dengan posisi menara. Untuk mengamankan kabel itu Agus Suherjan selaku Kepala Seksi Teknologi dan Media Baru RRI Mataram telah meminta bantuan pihak PLN segera memperbaiki kabel-kabel tersebut.

“Saluran listrik yang mengalir ke pemukiman warga di putus untuk sementara waktu. Tadi saja, kami menemukan bagkai anjing di sekitar tower, kami takut nantinya ada orang yang terkena sengatan listrik,” ujar Suherjan.