Published On: Wed, Aug 10th, 2016

Minum Air Rebusan Pembalut Wanita dan Popok Bayi, Remaja Asal Belitung Mabuk

ilustrasi-pembalut_20160718_162715

Ada-ada saja kelakuan remaja di era ini. Tidak hanya mabuk minuman keras, lem, dan obat batuk, kini para remaja menemukan cara mabuk baru yakni dengan meminum air rebusan pembalut wanita dan popok bayi. Bukan isapan jempol belaka, cara tersebut sudah dilakukan oleh remaja asal Belitung Timur.

Remaja berumur 14 tahun tersebut mengaku sudah mencoba air rebusan dari pembalut wanita dan popok bayi. Alhasil, ia pun teler dalam kurun waktu setengah jam setelah meminum air rebusan tersebut. Menurutnya, air rebusan pembalut wanita dan popok bayi menimbulkan efek dan sensasi mabuk yang lebih keras dibandingkan minuman keras maupun obat terlarang walaupun rasanya sangat pahit.

Remaja yang saat ini duduk di bangku SMP tersebut menyatakan jika cara air rebusan pembalut wanita dan popok bayi memang sedang tren di konsumsi para remaja terutam saat berkumpul. Lagipula, bahan dasar pembuatan minuman tersebut sangat mudah dicari. Seperti yang dilansir Berita Benar dari laman Tribunnews (10/8/2016).

Baik di pembalut wanita maupun popok, terdapat zat-zat berbahaya seperti klorin yang dapat terkontaminasi menjadi dioksin. Zat klorin sendiri biasanya dimanfaatkan oleh pabrik kertas untuk proses bleaching. Selain pabrik pembalut wanita dan pabrik kertas, klorin juga biasanya dimanfaatkan oleh pabrik yang memproduksi sanitary pad, tisue, dan juga popok.

Zat klorin tersebut biasanya terdapat di dalam busa pembalut yang berbentuk jel. Jel dengan kandungan Klorin tersebut biasanya dimanfaatkan untuk menahan cairan berlebih yang dihasilkan oleh wanita saat haid. Konsumsi klorin untuk bahan makanan ataupun obat sebenarnya sudah dilarang berdasarkan Permenkes RI No. 472/1996.