Published On: Mon, Apr 25th, 2016

Namanya Tercantum di Panama Papers, Luhut Panjaitan Buka Suara

426852_620

Panama Papers berhasil membuat situasi politik di Indonesia memanas. Beberapa nama orang-orang penting termasuk sang Menteri Koordinator bidang politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukan) Luhut Panjaitan terseret ke skandal panas yang satu ini.

Tidak tinggal diam, Luhut Panjatian langsung menepis keterlibatannya dalam skandal tersebut. Menurutnya, apa yang tertulis di Panama Papers keliru. Sebab, Luhut mengaku jika perusahaan bernama Myfair Internasional Ltd yang disebutkan Panama Papers tidak ada sangkut pautnya dengan Luhut.

“Mengenai keterkaitan antara perusahaan cangkang tersebut dengan Persada Inti Energi dalam proyek infrastruktur Tanah Air, saya tegaskan di sini bahwa PT Persada Inti Energi bukan perusahaan milik saya. Jadi, saya tidak mengetahui proyek apa saja yang mereka kerjakan,” ungkap Luhut seperti yang dikutip Berita Benar dari laman Tribunnews (25/4/2016).

Selain itu, alamat yang dicantumkan di dalam dokumen Panama Papers juga berbeda alamat rumahnya. Sebab dalam dokumen tersebut tercatat jika Luhut Panjaitan beralamat di Mega Kuningan II. Tidak hanya itu, Luhut juga membantah isi dokumen yang menyebutkan jika Elizabeth adalah pemegang saham di PT Persada Inti Energi.

“Memang Elizabeth pernah bekerja sebagai Direktur Keuangan. Di perusahaan saya. Namun, pada tahun 2008 dia diminta untuk mengundurkan diri karena dia tidak menjalankan perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola keterbukaan perusahaan yang saya pegang teguh. Setelah tahun 2008, kami tidak ada hubungan sama sekali,” tutupnya.

Dokumen skandal Panama Papers sendiri mencuat di awal bulan April ini. Dokumen ini berisi data-data investigasi yang berhasil dihimpun oleh organisasi wartawan sedunia yakni ICIJ. Dari hasil investigasi tersebut, terungkap jika para politikus dan juga pengusaha terlibat dalam dunia hitam offshore.