Published On: Wed, Dec 16th, 2015

Nasib Metro Mini Diujung Tanduk, Metro Mini Akan Dihapuskan Ahok?

Kecelakaan yang melibatkan Angkutan Umum, Metro Mini yang membuat nyawa banyak orang melayang menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dikenal dengan sebutan Ahok. Insiden yang paling miris saat Metro Mini menerobos palang Kereta Api pada Minggu 6 Desember 2015 lalu yang membuat geger seluruh pelosok negeri.

Oleh karena itu, Irjen Pol Tito Karnavian selaku Kapolda Metro Jaya menghimbau kepada Ahok agar segera menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) terkait perihal sistem rekrutmen sopir Angkutan Umum. Hal itu dilakukan demi menekan angka kecelakaan pada moda trasportasi publik khususnya di Jakarta.

“Sistem perekrutan sopir-sopir Metro Mini harus sesuai dengan standar, bila perlu diadakan penertiban dan peraturan gubernur,”tegas Tito.

Seperti yang Berita Benar lansir dari Liputan6, untuk standar perekrutan juga bukan hanya terpaku pada Metro Mini, tapi ditujukan juga untuk semua operator angkutan umum lainnya, seperti Kopaja, Kowan Bisata, dan perusahaan otobus (PO) lain. Juga kepada angkutan umum jenis mikrolet.

“Untuk standarisasi sopir angkutan umum bisa dikategorikan dalam sudut pandang pendidikan, pengalaman si pengemudi, dan keahliannya,”ujar tito.

Tito juga menambahkan seharusnya peara pengemudi memiliki SIM sesuai prosedur saat membawa sejumlah penumpang. Sebab, profesi tersebut bertanggung jawab terhadap nyawa-nyawa penumpang yang mempercayainya.