Published On: Thu, May 19th, 2016

Negara Rugi Ratusan Miliar Akibat Kunjungan Kerja Fiktif Anggota DPR!

98453_650

Anggota DPR kembali berulah. Kali ini negara dilaporkan rugi hingga ratusan miliar terkait kasus kunjungan kerja fiktif yang dilakukan para dewan terhormat anggota DPR. Skandal tersebut terungkap setelah beredarnya surat yang berisi keraguan Sekretariat Jendral DPR terkait laporan kunjungan kerja yang dibuat oleh Fraksi PDIP. Dari laporan tersebut tercatat jika negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp. 945 miliar.

Selain Fraksi PDIP, badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga mencium indikasi laporan fiktif tersebut. Menurutnya, laporan kunjungan kerja yang dibuat DPR adalah palsu dan tidak bisa dibuktikan faktanya. Bahkan untuk menemukan angka pasti kerugian negara akibat ulah anggota Dewan tersebut, saat ini BPK sedang melakukan audit terlebih dahulu.

Terkait hal ini, Hendrawan Supratikno selaku Wakil Ketua Fraksi PDIP membenarkan aksi tidak terpuji para anggota dewan tersebut. Menurutnya laporan hasil kunjungan kerja yang dibuat sulit dibuktikan kebenarannya. Bahkan banyak cara-cara licik yang digunakan oleh para anggota dewan tersebut antara lain menggunakan foto yang sama seperti kunjungan kerja sebelumnya, menggunakan staff yang sama, dan masih banyak yang lainnya.

Walaupun sering disalahgunakan, menurut Hendrawan kunjungan kerja merupakan program yang cukup penting. Oleh karena itu audit yang dilakukan BPK kali ini mendapatkan apresiasi yang sangat positif agar para anggota DPR tidak nakal lagi dan dapat memanfaatkan program kunjungan kerja sebaik-baiknya.