Published On: Fri, Mar 3rd, 2017

Nggak Ada Angin, Nggak Ada Ujan Papan Reklame di Bekasi Ambruk

BERITABENAR-Papan reklame berkuruan besar tumbang di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Kamis (2/3) siang. Akibat kejadian tersebut, seorang sopir angkot K-25 jurusan Pulo Gebang-Rawa Panjang, bernama Karyadi (58) menjadi korban. Beruntung, warga Bintara 8, Pengasinan Rt 03/01, Bekasi Barat, itu lolos dari maut, la hanya mengalami luka bocor di kepala dan patah tulang.

Peristiwa ini bermula saat Karyadi tengah melintas dari arah Jakarta ke Bekasi. Nahas, korban yang tengah seorang diri dan belum memperoleh sewa seharian itu, tiba-tiba saja tertimpa papan reklame, tepat di bagian depan angkot korban. “Brak!! Bunyinya gede banget. Gak lama, ada yang jerit minta tolong,” ucap Uban, saksi di lokasi.

Mendapati itu. Kapolsek Pondok Gede Kompol Sukadi, langsung bergegas ke lokasi. Namun pihaknya, belum dapat menyimpulkan penyebab ambruknya reklame tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya masih fokus terhadap evakuasi dan pertolongan terhadap supir angkot. “Untungnya di dalam angkot hanya ada satu orang supir,”terangnya.

Sementara itu, papan reklame dimensi 4X8 meter yang ambruk tersebut diketahui tidak sesuai dengan spesifikasi standar reklame pada umumnya. Tak heran, jika tidak ada angin, tidak ada hujan, papan reklame itu tumbang, la juga berjanji akan membeck-up seluruh biaya perawatan medis korban. “Kalau dicek dari patahan tiang, tidak ada klem tambahan di badan tiang, sehinga tidak ada pengikat, hal inilah yang membuat tidak kuat menahan beban sehingga terjadilah ambruk,” ucap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat sidak di lokasi.

Terpisah, Dzikron selaku Kabid Tata Bangunan dan Lingkungan Dinas PU PR Kota Bekasi mengakui, jika papan reklame billboard milik Intan Advertising yang ambruk sudah melewati masa kerjasama perijinan alias sudah kadaluwarsa kontraknya. Ia pun mengaku akan melakukan verifikasi dan penertiban setiap papan reklame yang ada di Kota Bekasi.

“Papan reklame tersebut sudah melewati masa kadaluwarsa. Seharusnya dikontrak kerjasama hanya 4 tahun, namun ini sudah 5 tahun dan belum diperpanjang. Kami akan berikan tindakan tegas kepada advertising bersangkutan,” tegasnya.(DVD)