Published On: Mon, Feb 27th, 2017

Pariwisata Banten Siap Go Digital

BERITABENAR-Untuk mendongkrak promosi wisata daerah, sumberdaya manusia pelaku industri pariwisata Banten dinilai siap dalam menggunakan sistem digitalisasi. Sistem digitalisasi dimaksud yakni mempromosikan destinasi dan produk wisata melalui jejaring sosial dan website. Selama dua hari para pelaku industri pariwisata di Banten mendapat bimbingan teknis digitalisasi industri pariwisata yang diselenggarakan Kementrian Pariwisata RI, Kamis-Jumat (23-24/2), di Kota Serang.

“Dengan memahami pemaparan dan bimbingan teknis Mengenal program digital marketing, home-stay dan konektifitas udara diharapkan bisa mengembangkan usaha di bidang industri pariwisata,” kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar RI Ida Irawati usai menghadiri acara Bimbingan Teknis Digitalisasi Industri Pariwisata hari kedua di Kota Serang, Sabtu (24/2). Kemenpar RI menyelenggarakan bimbingan teknis digitalisasi 10 destinasi prioritas nasional di seluruh Indonesia. Provinsi Banten masuk dalam 10 destinasi prioritas nasional dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

“KEK Tanjung Lesung diharapkan bisa menjadi magnet pertumbuhan pariwisata di Banten baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi,” jelasnya. Sementara itu, GM Sales Acquiring and Promotion ITX Syahrul Hidayat AS mengatakan, pelaku wisata harus turut mendukung program nasional kunjungan 20 juta wisatawan di tahun 2019. Untuk itu, langkah Kemenpar RI bekerjasama dengan Indonesia Tourism Exchange melakukan strategi program digitalisasi menjadi stimulant bagi dunia kepariwisataan di Indonesia.

“Kesiapan para peserta Bimtek ini sangat bervariasi, responnya sangat baik untuk menggunakan digitalisasi dalam mengembangkan usaha mereka khususnya di industri pariwisata” katanya. Kemenpar bekerja sama dengan Telkom Sigma meluncurkan Indonesia Tourism Exchange (1TX) yang merupakan tourism market place B2B yang mempertemukan Seiler (penyedia produk jasa pariwisata) dengan Buyer (Online Travel Agent).

“ITX merupakan platform yang membantu pelaku bisnis pariwisata menyediakan solusi terbaik untuk Go Digital dengan skema bisnis menarik,”
ungkapnya. Bahkan pihaknya memberikan gratis hingga 50 transaksi pertama bagi pelaku industri yang bergabung. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Bneng Nurcahyati, pembekalan digitalisasi jelas membantu para pelaku industri dalam mengembangkan pasar objek dan produk wisata. Sebab, hampir sebagian orang sudah memiliki akun media sosial semisal facebook, twitter, dan instagram.
“Sudah saatnya promosi kita tidak hanya melalui media cetak, tapi juga menyentuh jejaring sosial yang kini massif digunakan/’ jelasnya.(ENK)

Caption:
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar RI Ida Irawati dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menyaksikan pennandatanganan kesepakatan antara pelaku usaha pariwisata di Banten untuk menerapkan digitalisasi industri pariwisata.