Published On: Mon, Mar 6th, 2017

Berita Terkini Pasar Balong Diharapkan Mampu Mendongkrak Ekonomi Warga

BERITABENAR-Bangunan Pasar Balong yang megah benar-benar ditunggu pedagang untuk segera dioperasionalkan. Mereka ingin ekonomi terus merangkak naik dengan keberadaan bangunan anyar itu. Pembeli bakal berbondong-bondong mendatangi pasar untuk bertransaksi jual beli dengan para pedagang. ” Yang namanya pasar kan tempat bertemunya pedagang dan pembeli, produsen dan konsumen. Dengan tempat yang baru akan meningkatkan gairah jual beli di Pasar Balong. Jaga kebersihan pasar, biar jual beli meningkat,” Kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni setelah meresmikan Pasar Balong, Jumat (3/3) lalu.

Bupati berlatar belakang pengusaha tersebut mengingatkan, agar pedagang di Pasar Balong memiliki kaidah untuk menjaga tempatnya berjualan tetap bersih, aman, nyaman, segar, dan ramah. ” Kaidah-kaidah ini dapat terwujud saat semua komponen, baik pedagang, mbeli maupun seluruh elemen masyarakat, ususnya yang berada di sekitar pasar, mau dan saling menjaga serta merasa memiliki pasar ini,” katanya.

Ipong mengakui, secara keseluruhan pasar tradisional, baik milik Pemkab Ponorogo maupun milik desa di Ponorogo masih memprihatinkan. Masih perlu banyak program untuk menyentuh pasar tradisional tersebut. Sehingga pasar lebih layak dan membuat konsumen lebih memilih pasar tradisional dalam membeli kebutuhannya. Sayangnya untuk mewujudkan hal itu, pemerintah daerah memiliki kemampuan yang terbatas. Tidak bisa semua pasar bisa diperbaiki, tapi pihaknya mendorong supaya desa-desa itu menggunakan dana desanya untuk memperbaiki pasar di wilayahnya itu. ” Saya rasa akan sampai ke sana, karena ketika nanti infrastruktur sudah mulai baik, perputaran uang juga akan meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakum) Ponorogo, Addin Andhanawarih mengungkapkan, Pasar Balong yang baru diresmikan bupati terdiri dari satu los besar yang bisa menampung sekitar 250 pedagang. Selain itu juga ada fasilitas kamar mandi dan musala. Dan untuk kiosnya lebih dari 20 pedagang. Di pasar yang baru ini juga ada tempat parkir dan tempat bongkar muat. ‘ Pembangunan Pasar Balong ini tujuannya untuk menuju pasar modem. Seperti apa yang dicanangkan Presiden Jokowi,” katanya.

Addin menjelaskan, Jokowi menarget revitalisasi pasar dalam lima tahun. Saat ini ada 500 ribu pasar se-Indonesia yang direvitalisasi. Sehingga dalam setahun itu ada seribu pasar. Pihaknya berlomba-lomba untuk menuju pasar modern pasar rakyat. Yang mana pembangunannya lebih modem, tertata rapi, bersih dan tidak semrawut. “Selain pasar Balong ini, juga masih ada 15 lagi pasar yang direvitalisasi yang mana dananya berasal dari DAK 2016,” pungkasnya.